Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025. Salah satu sekolah yang mendapat manfaat dari program ini adalah SMP Negeri 2 Cikalong, yang berlokasi di Jln. Raya Kalapagenep, Kampung Setiamulya, Desa Kalapagenep, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.
Melalui program tersebut, SMP Negeri 2 Cikalong menerima bantuan dana sebesar Rp 498.000.000,-. Dana ini dialokasikan untuk merehabilitasi dua ruang kelas belajar yang sudah mengalami kerusakan serta membangun dua unit toilet baru yang dilengkapi dengan mebelernya. Proyek ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, sehat, dan mendukung proses pembelajaran yang efektif.
Pelaksanaan pembangunan dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sekolah, dengan masa pengerjaan selama 72 hari kalender, dimulai sejak 25 September hingga 6 November 2025. Hingga akhir Oktober, progres pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen. Progres ini menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SMP Negeri 2 Cikalong, Adang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diterima. “Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya revitalisasi sekolah ini. Ruang kelas yang layak sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif. Selain itu, toilet baru ini sangat bermanfaat bagi kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Adang menekankan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bentuk investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas pendidikan. Ia berharap agar ke depan sekolahnya kembali mendapat dukungan serupa untuk merehabilitasi ruang kelas lainnya yang juga membutuhkan perbaikan.
Program revitalisasi satuan pendidikan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah, khususnya di daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Dengan adanya intervensi ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan mutu layanan pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Masyarakat sekitar pun menyambut baik pembangunan ini. Para orang tua siswa dan tokoh masyarakat setempat menilai bahwa perbaikan fasilitas sekolah akan berdampak langsung pada semangat belajar siswa serta kenyamanan guru dalam mengajar. Mereka berharap pembangunan ini menjadi awal dari transformasi menyeluruh terhadap fasilitas pendidikan di wilayah Cikalong.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak, SMP Negeri 2 Cikalong kini menatap masa depan dengan optimisme baru. Revitalisasi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan sekolah menuju kualitas pendidikan yang lebih baik dan berdaya saing.
Penulis : Chandra F Simatupang
Editor : Chandra Foetra S









