Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025, SMP Negeri 2 Mangunreja yang berlokasi di Jln. Cikeusal Kampung Baru, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi salah satu penerima manfaat dengan total bantuan sebesar Rp 680.000.000,-.
Dana tersebut digunakan untuk membangun tiga ruang kelas baru berukuran panjang 27 meter dan lebar 7 meter, serta satu unit ruang toilet dengan dimensi 4,6 meter x 8 meter. Pembangunan ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang dibentuk secara mandiri oleh pihak sekolah, dimulai sejak 22 September 2025 dan dijadwalkan rampung pada 15 Desember 2025, dengan masa pengerjaan selama 75 hari kalender.
Memasuki minggu keempat pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai 50 persen, dengan struktur bangunan mulai berdiri dan pengerjaan berjalan sesuai rencana. Pihak sekolah secara aktif melakukan pengawasan dan pelaporan berkala untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SMP Negeri 2 Mangunreja, Hj. Neneng Evi Susantika, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur pendidikan di daerah. “Kami sangat berterima kasih kepada Kemendikbudristek atas bantuan revitalisasi ini. Kehadiran ruang kelas yang layak dan toilet yang memadai akan sangat berdampak pada kenyamanan belajar anak-anak. Tidak ada lagi atap bocor, tidak ada gangguan saat hujan. Kami ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan aman,” ujarnya.
Revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari transformasi pendidikan yang lebih luas. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih efektif, guru lebih leluasa mengajar, dan siswa lebih termotivasi untuk belajar.
Program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkecil kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan sarana. Selain pembangunan fisik, program ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pendidikan, seperti melalui pembentukan P2SP yang melibatkan unsur sekolah, komite, dan tokoh masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan semangat Merdeka Belajar, di mana sekolah diberi ruang untuk berkembang sesuai kebutuhan lokal, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat. SMP Negeri 2 Mangunreja menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara kebijakan nasional dan semangat lokal dapat menghasilkan perubahan positif yang berdampak langsung pada anak-anak bangsa.
Penulis : Chandra F Simatupang
Editor : Chandra Foetra S









