TASIKMALAYA, newsline.id – Sebuah unggahan dari akun media sosial bernama @RAKYATTASIKMALAYA mendadak viral setelah menyoroti kondisi Kabupaten Tasikmalaya pasca pemekaran wilayah yang dibelah menjadi dua wilayah antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Postingan tersebut dianggap sebagai refleksi panjang perjalanan daerah yang diharapkan bisa berkembang pesat, namun dinilai stagnan dari masa ke masa.
Dalam unggahan itu disebutkan, sejak dari era Bupati dan DPRD hingga kepemimpinan Bupati di era modern, Tasikmalaya tidak terlihat ada perubahan yang signifikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akun tersebut menilai Kabupaten Tasikmalaya hanya bisa meninggalkan “Candi Super Megah” antara lain hanya berupa masalah-masalah klasik yang tak kunjung selesai.
“Candi” yang Disorot
Unggahan tersebut menyebutkan beberapa contoh yang dijuluki sebagai “Candi Omean”:
- Candi Omean Jalan Rusak – Jalan rusak terpanjang dan paling parah di Jawa Barat.
- Candi Omean Wae Stadion/Sor – Kondisi stadion di Kaliki, Mangunreja, yang dianggap terbengkalai.
- Candi Omean Wae Wisata Ciwulan – Objek wisata di belakang kompleks perkantoran Pemda Kabupaten Tasikmalaya yang dinilai tidak terurus.
Postingan itu juga menyinggung masa kepemimpinan Bupati dan DPRD lama, yang disebut pernah meninggalkan jejak pembangunan serupa.
Reaksi Publik
Unggahan reflektif ini memicu beragam komentar dari warganet. Sebagian menilai kritik tersebut sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap lambannya pembangunan, sementara yang lain menganggapnya sebagai sindiran kreatif untuk menggugah perhatian pemerintah daerah.
Meski demikian, pihak pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Cecep Nurul Yakin belum memberikan tanggapan resmi terkait viral nya
postingan tersebut.
Publik kini menunggu apakah kritik yang ramai diperbincangkan ini akan dijadikan bahan evaluasi serius untuk mempercepat pembangunan daerah.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









