Wow!!! NPL PD BPR Artha Sukapura Kabupaten Tasikmalaya Tembus 13,83 Persen diatas Ambang Batas Sehat OJK, Ini Yang Dilakukan Direksi Baru

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Neswline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Artha Sukapura Kabupaten Tasikmalaya dilaporkan mencapai 13,83 persen pada triwulan pertama tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya dan menjadi perhatian serius bagi manajemen serta pemangku kepentingan.

Direktur Utama PD BPR Artha Sukapura Aam Aminudin, SE., dan Direktur Operasional Saeful Mikar, SE., yang baru saja dilantik pada awal Juni 2025 menggantikan jabatan yang sebelumnya diemban oleh seorang Inspektur Daerah sekaligus kakak ipar mantan Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen akan melakukan berbagai langkah untuk menurunkan jumlah NPL tersebut. “Alhamdulilah berkat kerja keras kami beserta semua pihak terkait, dalam waktu satu bulan ini dari semenjak kami dilantik, kami berhasil menurunkan NPL sebanyak 0,3 persen. Sekarang ada direksi terisi, jadi semangat anak-anak pun ikut naik. Kami berkomitmen mudah-mudahan akhir tahun minimal sesuai target RBB 2025 di angka 9 persen,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh beritasional.id melalui pesan singkat whatsapp miliknya, Jum’at (11/7/2025).

Angka Non-Performing Loan (NPL) sebesar 13,83 persen tersebut tergolong sangat tinggi, jauh di atas ambang batas sehat yang ditetapkan OJK sebesar 5%. Ini bisa menimbulkan berbagai dampak serius bagi PD BPR Artha Sukapura, baik dari sisi operasional maupun kepercayaan publik yang diantaranya yaitu ;

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Dampak Internal.

Penurunan profitabilitas : kredit macet mengurangi pendapatan bunga, yang merupakan sumber utama laba bank.

Tekanan likuiditas: Dana yang seharusnya berputar menjadi macet, sehingga bank kesulitan memenuhi kewajiban jangka pendek.

Solvabilitas terganggu: Jika tidak ditangani, bank bisa kesulitan menjaga modal dan berisiko gagal bayar.

Kebutuhan cadangan kerugian: Bank harus menyisihkan dana lebih besar untuk menutupi potensi kerugian dari kredit macet.

2. Dampak Eksternal

Turunnya kepercayaan masyarakat: Nasabah dan investor bisa ragu menempatkan dana di bank dengan rasio NPL tinggi.

Pengawasan ketat dari OJK: OJK bisa melakukan tindakan seperti pembatasan aktivitas, pengawasan intensif, atau bahkan pencabutan izin jika tidak ada perbaikan.

Ancaman kebangkrutan: Beberapa BPR dengan NPL tinggi telah mengalami penutupan dan likuidasi.

3. Dampak NPL terhadap Kesehatan Bank.

Tingkat Non-Performing Loan (NPL) yang tinggi merupakan indikator serius bahwa sebuah bank sedang menghadapi masalah dalam pengelolaan risiko kredit. Berikut adalah dampak-dampak utama terhadap kesehatan bank:

1. Penurunan Kualitas Aset ;NPL mencerminkan tingginya jumlah kredit bermasalah. Semakin tinggi NPL, semakin besar risiko kerugian dari portofolio kredit bank.

2. Tekanan terhadap Profitabilitas ; Kredit macet mengurangi pendapatan bunga. Bank harus menyisihkan cadangan kerugian, yang menggerus laba bersih.

3. Gangguan Likuiditas ; Dana yang seharusnya berputar menjadi macet. Bank bisa kesulitan memenuhi kewajiban jangka pendek dan kebutuhan operasional.

4. Risiko Solvabilitas ; Jika NPL tidak dikendalikan, modal bank bisa tergerus. Dalam jangka panjang, ini bisa mengancam kelangsungan usaha bank.

5. Turunnya Kepercayaan Publik ; Nasabah dan investor cenderung menghindari bank dengan rasio NPL tinggi. Reputasi bank bisa rusak, mempersulit penghimpunan dana baru.

6. Intervensi Regulator ; OJK dapat meningkatkan pengawasan, membatasi aktivitas, atau bahkan mencabut izin operasional jika NPL tidak membaik.

7. Penurunan Kinerja Keuangan ;Rasio keuangan seperti ROA (Return on Assets) dan CAR (Capital Adequacy Ratio) bisa terdampak negatif. Ini membuat bank terlihat tidak sehat secara finansial di mata investor dan regulator.

Menanggapi sejumlah dampak tersebut diatas menghadapi tantangan dalam pengelolaan risiko kredit, BPR Artha Sukapura tetap menunjukkan kinerja positif dengan total aset mencapai lebih dari Rp 275 miliar dan berhasil menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 2.778.818.918,- dari deviden tahun 2024.

“Insya Allah dengan usaha dan ikhtiar dibarengi doa semua pegawai Artha Sukapura dengan membaca asmaul husna dan mengaji Al Quran 10 ayat per hari yang kami lakukan setiap awal pagi saat brifing morning, team kami bersama-sama berusaha untuk menurunkan NPL dengan beberapa cara yang diantaranya yaitu ; memperkuat tim Collector/remedial di setiap cabang dan di pusat, ⁠menginventarisasi debitur yang macet untuk dilakukan penagihan secara persuasif dan melakukan Gugatan Sementara (GS) serta melakukan pendaftaran ke KPKNL, tetap melakukan ekspansi kredit yang lebih mengedepankan prinsip Prudential Banking dan memberikan pelatihan-pelatihan bagi team collector/remedial untuk menambah ilmu dalam penyelesaian kredit bermasalah,”, ungkap Aam.

“Dari deviden tahun 2024 bpr Artha Sukapura, kami sudah menyetorkan PAD ke Pemkab Tasikmalaya bersih setelah dikurangi pajak sebesar Rp. 2.778.818.918,- . Insya allah BPR Artha Sukapura dengan sekarang sudah terisi Direksi yang lengkap kembali bisa membawa BPR Artha Sukapura menjadi BPR yang semakin maju tumbuh berkembang dan sehat serta menjadi BPR kebanggaan masyarakat Tasikmalaya yang bisa memberikan kontribusi bagi PAD Kabupaten Tasikmalaya, sesuai dengan slogan hastag yang kami lakukan yaitu ‘Artha Sukapura Juara, Sabisa-bisa Pasti Bisa,” imbuhnya.

“Semoga Allah SWT memberikan kami kelancaran dan kemudahan dalam mengembangkan PD BPR Artha Sukapura ini. Kami tetap berusaha sekuat tenaga dengan SDM yang ada sekarang untuk terus melakukan upaya-upaya dalam penanganan kredit bermasalah ini agar NPL bisa kami turunkan secara bertahap sesuai RBB (Rencana Bisnis Bank) tahun 2025 yang sudah disetujui pemilik dan dilaporkan ke OJK. Npl kami sampai dengan tanggal 11 juli 2025 tadi rasionya sebesar 13,50%, dan Aset kami sampai dengan tanggal 11 juli 2025 alhamdulilah sudah Rp. 281,4 miliar dan kredit yang disalurkan sebesar Rp. 240,3 miliar”, tutupnya.

Laporan : Chandra.

Berita Terkait

Hadapi Ancaman El Nino, Tiga Titik Irigasi Perpompaan Kementan 2026 Hadir di Sukaraja Tasikmalaya
Kepala Desa Tasikmalaya Keluhkan Program KDMP yang Dinilai Merugikan, Dana Desa dipotong, Tapi Tidak Semua Desa Dibangunkan
Proyek Lapangan Tenis di Pendopo Baru Tanpa Papan Proyek, Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Sebut Anggaran Dari Bupati!!!
Kepala Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Beserta Segenap Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Kepala Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Beserta Segenap Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Beserta Segenap Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Inspektur Daerah Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya Beserta Segenap Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Seluruh Jajaran Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:58 WITA

Hadapi Ancaman El Nino, Tiga Titik Irigasi Perpompaan Kementan 2026 Hadir di Sukaraja Tasikmalaya

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WITA

Kepala Desa Tasikmalaya Keluhkan Program KDMP yang Dinilai Merugikan, Dana Desa dipotong, Tapi Tidak Semua Desa Dibangunkan

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WITA

Proyek Lapangan Tenis di Pendopo Baru Tanpa Papan Proyek, Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Sebut Anggaran Dari Bupati!!!

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:35 WITA

Kepala Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Beserta Segenap Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WITA

Kepala Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Beserta Segenap Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terbaru