Newsline.id, Tasikmalaya, Jawa Barat,- Dalam semangat bulan Muharram yang penuh berkah, Pemerintah Desa Sirnaraja Kecamatan Cigalontang bersama Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Sirnaraja kembali menyelenggarakan kegiatan sosial tahunan berupa khitanan massal dan santunan bagi anak yatim, lansia (jompo), dan kaum sabilillah, Kamis (24/7/2025).
Acara tersebut digelar di Madrasah Nurul Falah yang berlokasi di Kampung Saungjaya Desa Sirnaraja Kecamatan Cigalontang dan diikuti oleh tujuh anak dari berbagai dusun yang ada di wilayah Desa Sirnaraja yang mengikuti prosesi khitanan secara gratis. Selain itu, ratusan paket santunan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan sekolah, dan bantuan tunai disalurkan kepada anak-anak yatim, para lansia, serta kaum sabilillah sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan suci.
Kepala Desa Sirnaraja Kecamatan Cigalontang Asep Yuyun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah desa, NU, tokoh masyarakat, dan para dermawan lokal. “Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kebersamaan tetap menjadi fondasi kehidupan masyarakat Sirnaraja. Muharram adalah momentum yang tepat untuk memperkuat ikatan sosial dan spiritual,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diwaktu yang sama Sekretaris Desa Sirnaraja Kecamatan Cigalontang Apep kepada tim newsline.id mengatakan, acara khitanan massal dan santunan tersebut merupakan pelaksanaan kegiatan yang sama yang ke-9 kalinya, menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam membangun solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah kami dari Pemerintah Desa Sirnaraja bersama Nahdatul Ulama (NU) ranting Sirnaraja telah melaksanakan kegiatan khitanan massal dan santunan. Ini merupakan kegiatan yang ke 9 kalinya dan biasa di laksanakan dibulan Muharam setiap tahun. Semoga kegiatan ini bisa terus berkelanjutan di tahun-tahun yang akan datang sekaligus mempererat tali silaturahmi khusus nya warga Desa Sirnaraja. Untuk acara tahun ini dilaksanakan di Kampung Saungjaya, karena setiap tahun tempatnya keliling di tiap dusun yang ada di wilayah Desa Sirnaraja. Untuk sumber dana atau anggaran kegiatan ini merupakan donatur murni dan tidak ada bantuan dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya”,ungkapnya.
Lebih lanjut Apep pun mengatakan, selain acara khitanan massal secara gratis, pihaknya memberikan santunan bingkisan berupa barang, pakaian, mainan dan keperluan lainnya untuk setiap anak yang dikhitan senilai Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah). Sedangkan untuk santunan kepada anak yatim sebanyak 39 orang, santunan untuk jompo sebanyak 102 orang dan santunan kepada Sabililah sebanyak 65 orang.
Ketua Ranting NU Sirnaraja Zeni munawari menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari dakwah sosial yang memperkuat peran NU dalam membangun masyarakat yang peduli dan berempati. “Kami ingin menjadikan NU sebagai rumah besar yang mampu merangkul semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan,” ucapnya.
Rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Setelah prosesi khitanan, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis, doa bersama, serta tausiyah dari tokoh agama setempat yang mengangkat tema keutamaan berbagi dan memperhatikan sesama di bulan Muharram. Para peserta dan penerima santunan tampak bersyukur dan antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak orang tua yang mengungkapkan rasa terima kasih atas terselenggaranya acara yang sangat membantu mereka, terutama dalam kondisi ekonomi yang menantang.
Kegiatan ini juga didokumentasikan oleh pihak Pemerintah Desa Sirnaraja dan relawan NU, dengan harapan dapat menginspirasi desa-desa lain untuk mengadakan kegiatan serupa. Pemerintah Desa Sirnaraja dan Ranting NU setempat berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini di tahun-tahun mendatang, dengan cakupan yang lebih luas dan manfaat yang lebih besar. (Chandra Foetra S).









