Newsline, Bogor – Media Buser Bhayangkara 74 menggelar perayaan ulang tahun ke-10 dengan mengangkat tema “Satu Dekade Mengukir Prestasi”. Acara temu kangen nasional yang dihadiri para wartawan dari berbagai daerah ini berlangsung meriah di Villa Agi Agasi, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Rabu (17/9/2025).
Peringatan satu dekade ini menjadi momen refleksi perjalanan media yang telah berdiri sejak 14 September 2015, sekaligus ajang memperkuat sinergi antarjurnalis dari 39 biro di 17 provinsi.
Pemimpin Redaksi Media Buser Bhayangkara 74, Gunawan Selamet, SH., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar ke depan para jurnalis semakin profesional, tidak hanya dalam penulisan, tapi juga dalam menjaga etika jurnalistik di manapun bertugas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap ke depan bukan hanya tulisan yang diperbaiki, tapi juga etika. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Di sini Tanah Sunda, jadi kita juga harus menghormati nilai-nilai lokal,” ujar Gunawan.
Gunawan juga mengaku terharu karena dalam perayaan kali ini, panitia mengangkat seni budaya lokal, khususnya pencak silat Cimande. Menurutnya, budaya lokal harus terus diperjuangkan, salah satunya melalui peran media massa.
“Saya bangga, dari 10 tahun perjalanan ini, kita bisa ikut mengangkat budaya daerah. Kalau bukan kita insan pers yang mengangkat budaya seperti pencak silat Cimande, siapa lagi?” katanya.
Gunawan menambahkan, perayaan ini hanya dihadiri 200 perwakilan wartawan dari total 903 jurnalis aktif karena keterbatasan tempat. Namun ia optimis, kekompakan dan visi bersama akan membawa media ini semakin maju ke depannya.
“Kita ingin terus berkarya dan berkontribusi dalam membangun bangsa melalui tulisan-tulisan yang positif. Jangan sampai media malah menggiring opini negatif. Kita harus ikut membangun bangsa ini bersama pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia acara yang juga Ketua PWRI Bogor Selatan, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan.
“Saya pribadi bangga bisa mengangkat budaya pencak silat Cimande sebagai bagian dari acara ini, khususnya untuk tamu dari luar daerah seperti Sulawesi. Ke depan, saya harap kita semua insan pers Media Buser Bhayangkara 74 bisa lebih teliti, hati-hati, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” ucapnya.
Pembina sekaligus pendiri Media Buser Bhayangkara 74, Darwis, juga hadir dan mengungkapkan rasa syukurnya atas keberlangsungan media yang ia rintis sejak 2015.
“Hari ini genap 10 tahun kita berdiri. Dengan kebersamaan dan kekompakan, kita bisa terus menjaga silaturahmi antarsesama wartawan dari seluruh Indonesia. Semoga ke depan kita makin solid dan terus bersinergi,” kata Darwis.
Editor: (Wandiazis)









