Dapur Culamega Tersudut: SLHS dan IPAL Bel, Izin Bertahap Jadi Tameng Utama

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rafliana Mukhtar, akuntan SPPG Wangun Culamega Desa Bojongsari, saat dijumpai sejumlah awak media, Kamis (5/3/2026). (*).

Rafliana Mukhtar, akuntan SPPG Wangun Culamega Desa Bojongsari, saat dijumpai sejumlah awak media, Kamis (5/3/2026). (*).

TASIKMALAYA, newsline.id – Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) menyoroti dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Kritik keras dilontarkan, mulai dari dugaan limbah yang tidak terkelola, minimnya perhatian gizi balita, hingga status dapur yang disebut ilegal.

Menanggapi hal itu, Rafliana Mukhtar, akuntan SPPG Wangun Culamega Desa Bojongsari, menegaskan bahwa dapur yang dikelolanya bukan beroperasi tanpa izin.

Ia mengakui Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) belum rampung, namun menyebut proses perizinan berjalan bertahap.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Surat NIB dan penjamah makanan sudah kami urus. SLHS sedang diproses, rekomendasi Puskesmas keluar dengan nilai 84, di atas ambang aman 80,” Ucap Rafliana, Kamis (5/3/2026).

Terkait IPAL, Rafliana memastikan fasilitas tersedia dan dikuras rutin setiap pekan. Limbah cair, katanya, dibuang ke kebun warga dengan izin pemilik lahan, bahkan dimanfaatkan untuk kebutuhan berkebun.

Meski dokumen belum lengkap, Rafliana menegaskan komitmen memenuhi standar. Targetnya, seluruh persyaratan rampung setelah IdulFitri.

“Kami sadar ada batasan dari BGN, satu bulan berjalan semua dokumen wajib dipenuhi. Kami sedang berbenah sambil tetap melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap publik tidak salah paham dan menekankan keterbukaan pihaknya terhadap pertanyaan maupun pemeriksaan dokumen.

Sementara itu, Camat Culamega sekaligus Satgas MBG wilayah Kecamatan Culamega, UU Saeful Uyun, sebelumnya menyatakan pihaknya terus memantau jalannya program. Audiensi dengan warga dan pengelola dapur MBG disebut rutin dilakukan.

“Setiap dua minggu kami rapat koordinasi. Hal-hal prinsip harus diperhatikan, termasuk distribusi makanan sesuai usia anak. Memang ada satu kali pengiriman yang kurang sesuai, tapi itu karena data posyandu terlambat masuk,” jelas UU.

Ia menambahkan, dari tiga dapur MBG di wilayahnya, satu sudah memenuhi seluruh persyaratan, sementara dua lainnya masih dalam proses penyelesaian izin dan uji laboratorium

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA