RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan perannya sebagai wahana pendidikan klinis bagi calon tenaga medis. Hal ini ditandai dengan diterimanya mahasiswa Program Studi Profesi Pendidikan Dokter Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk menjalani pendidikan profesi di lingkungan rumah sakit tersebut.

Kegiatan penerimaan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Aula RSUD KHZ Musthafa, dihadiri jajaran manajemen rumah sakit bersama para mahasiswa. Momentum ini menjadi bagian dari sinergi antara institusi pendidikan kedokteran dan rumah sakit dalam memberikan kesempatan belajar langsung di lingkungan pelayanan kesehatan.

Melalui pendidikan profesi, mahasiswa diharapkan dapat mengenal lebih dekat dinamika pelayanan kesehatan sekaligus mengimplementasikan pengetahuan akademik yang telah diperoleh. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari proses pembentukan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami profesionalisme, etika, komunikasi dengan pasien, serta tanggung jawab pelayanan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam unggahan di akun media sosial resminya, RSUD KHZ Musthafa menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa Unpad. “Selamat datang kepada para mahasiswa Program Studi Profesi Pendidikan Dokter dari Universitas Padjadjaran (Unpad) yang resmi diterima di RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya,” tulis pihak rumah sakit.

RSUD KHZ Musthafa berharap kerja sama dengan Unpad dapat berjalan baik dan memberi manfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat. Sinergi ini diyakini mampu mendukung proses pencetakan tenaga medis yang profesional, kompeten, dan berdedikasi tinggi. “Semoga sinergi ini dapat berjalan dengan baik dalam mencetak tenaga medis yang profesional dan berdedikasi tinggi bagi masyarakat,” demikian harapan pihak rumah sakit.

Program profesi dokter merupakan tahapan penting sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja sebagai dokter. Pada tahap ini, mereka dituntut tidak hanya memahami teori, tetapi juga menghadapi kondisi nyata dalam pelayanan kesehatan di bawah supervisi tenaga medis berwenang.

Dengan diterimanya mahasiswa Unpad, RSUD KHZ Musthafa turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan. Kolaborasi perguruan tinggi dan rumah sakit memiliki nilai strategis: perguruan tinggi mengembangkan ilmu pengetahuan, sementara rumah sakit menyediakan lingkungan praktik profesional.

Selain itu, kehadiran mahasiswa di rumah sakit diharapkan menciptakan atmosfer akademik yang mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Dengan demikian, RSUD KHZ Musthafa tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan, tetapi juga berperan aktif dalam pendidikan tenaga kesehatan.

Penerimaan mahasiswa profesi dokter Unpad menjadi momentum memperkuat kolaborasi kelembagaan sekaligus membuka ruang bagi terciptanya sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas. Ke depan, sinergi pendidikan dan pelayanan ini diharapkan terus berkembang, memberi manfaat luas bagi mahasiswa, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, RSUD KHZ Musthafa, dan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Penulis : Chandra Foetra S

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
PWRI Gelar Audiensi Bersama DPRD, Kasdim 0612 Tasikmalaya Sebut KPA Proyek KDMP Adalah PT Agrinas
APDESI Tasikmalaya Akui Tak Pernah Terima Undangan Audiensi Dari DPRD Terkait Proyek KDMP yang Dipertanyakan PWRI
PWRI Kabupaten Tasikmalaya Soroti Proyek KDMP yang Diduga Langgar Sejumlah Regulasi, Audiensi Bersama DPRD Tanpa Dihadiri Bupati, Kajari dan APDESI Dinilai Abaikan Tranparansi
Ketum PWRI Desak Bongkar Proksi Medsos: Komdigi Wajib Take Down Konten Penggiringan Opini Ricuh 27 Agustus
Ketua PWRI Tasikmalaya Tegaskan Larangan Berita Titipan atau Pesanan Secara Sepihak Tanpa Verifikasi dan Konfirmasi
29 Siswa Siswi SMA Negeri 1 Cigalontang dikukuhkan Sebagai Paskibra Merah Putih Tingkat Kecamatan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:49 WITA

KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!

Sabtu, 5 September 2026 - 09:06 WITA

RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:50 WITA

Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WITA

PWRI Gelar Audiensi Bersama DPRD, Kasdim 0612 Tasikmalaya Sebut KPA Proyek KDMP Adalah PT Agrinas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:20 WITA

APDESI Tasikmalaya Akui Tak Pernah Terima Undangan Audiensi Dari DPRD Terkait Proyek KDMP yang Dipertanyakan PWRI

Berita Terbaru