Newsline.id | Tasikmalaya, Jawa Barat,- Di tengah kondisi fiskal yang ketat akibat pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2025 serta terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBD, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya tetap menunjukkan komitmen kuat untuk terus membenahi infrastruktur jalan di berbagai wilayah.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Yafit Khairul Adnan, ST., MT. Kepada awak media, Ia menjelaskan bahwa meskipun tahun anggaran 2025 tidak terdapat alokasi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Barat, dinas tetap melaksanakan sejumlah program prioritas yang telah direncanakan secara matang.
“Kami tetap bekerja dan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keberlangsungan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan. Walaupun tahun ini kami tidak menerima anggaran dari DAK maupun BKK Provinsi, kami tidak berhenti bergerak. Pekerjaan tetap berjalan, sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran yang tersedia,” ungkap Yafit saat ditemui diruang kerjanya, Kamis, (5/6/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan strategis, Bupati Tasikmalaya telah menetapkan lima proyek strategis infrastruktur jalan melalui Keputusan Bupati Nomor 00.1/KEP.62-BPBJ/2025. Proyek-proyek tersebut meliputi penanganan long segmen Ruas Jalan Warungpeuteuy–Bojonggambir, Papayan–Cikalong, serta ruas Ciwatin–Kalapagenep, dan rekonstruksi Jalan Sindangreret–Cidadap. Saat ini, kelima proyek tersebut sedang dalam tahapan pengadaan barang dan jasa, dan direncanakan segera memasuki proses kontrak kerja.
Selain proyek strategis tersebut, hingga awal Juni 2025, Dinas PUTRLH juga telah berhasil menyelesaikan proses kontrak untuk kegiatan pemeliharaan berkala jalan yang tersebar di berbagai kecamatan. Pekerjaan tersebut diprioritaskan untuk menangani ruas-ruas yang mengalami kerusakan sedang hingga berat dengan urgensi tinggi berdasarkan data teknis lapangan.
Tidak hanya fokus pada tahun berjalan, Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya juga terus menyiapkan usulan-usulan program untuk tahun anggaran berikutnya. Untuk Tahun Anggaran 2026, dinas telah mengusulkan ruas jalan penanganan long segmen melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Barat, serta mengajukan ruas jalan untuk dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Di samping itu, dinas juga mengusulkan beberapa ruas jalan strategis melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (Inpres JD) Tahun 2026, yang difokuskan pada infrastruktur pendukung sektor pertanian, pendidikan, pariwisata, dan konektivitas antarwilayah.
Menanggapi beberapa keluhan masyarakat terkait keterlambatan penanganan kerusakan jalan di sejumlah titik, Dinas PUTRLH menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi kepada publik. “Kami menyadari adanya beberapa ruas jalan yang belum dapat ditangani secara cepat. Untuk itu, kami mohon maaf kepada masyarakat. Namun demikian, kami tetap berupaya maksimal agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata dan adil di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” jelas Yafit.
Dinas menegaskan bahwa dalam situasi keuangan daerah yang terbatas sekalipun, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas tetap dijaga dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan, agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Chandra Foetra S).









