48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan TKA di PKBM Bina At-Taufiq, Parung, Kabupaten Bogor. (dok Tim newsline.id)

Suasana pelaksanaan TKA di PKBM Bina At-Taufiq, Parung, Kabupaten Bogor. (dok Tim newsline.id)

BOGOR, newsline.id – Sebanyak 48 peserta didik PKBM Bina At-Taufiq mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang III Paket B. Ujian berlangsung selama tiga hari, 13–16 April 2026, di Jl. H. Mawi Gg. Serius, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini dihadiri tenaga pendidikan PDPK Paud Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Ketua PKBM, tutor, serta para siswa. Meski tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan, TKA menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.

TKA Bukan Sekadar Formalitas

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tendik PDPK Paud Dikmas, Deni Suryono, menegaskan TKA berfungsi sebagai penilaian individual. “Walaupun tidak bersifat wajib, hasil TKA bisa menjadi tolok ukur kemampuan dari proses pembelajaran,” jelasnya.

Ketua PKBM Bina At-Taufiq, Aulia Zulkarnain, menambahkan TKA bukan hanya alat evaluasi, melainkan sarana untuk mengukur pemahaman mendalam, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

“TKA menggeser paradigma dari sekadar ‘lulus’ menjadi ‘mampu’. Jadi, lulusan PKBM bukan hanya punya ijazah, tapi juga kompetensi nyata,” ujar Aulia.

Standar Kompetensi untuk Semua

Aulia menekankan pentingnya TKA di PKBM Bina At-Taufiq, mengingat peserta didik berasal dari latar belakang beragam. Tes ini memastikan setiap siswa memiliki standar kemampuan setara, meski jalur pendidikan mereka berbeda.

“Dengan adanya standar seperti TKA, PKBM Bina At-Taufiq tidak hanya menjadi alternatif pendidikan, tetapi juga lembaga yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan kompetitif,” tutupnya.

Penulis : Wandi Azis

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Inilah Jawaban RSUD Tasikmalaya atas Dugaan Limbah B3 Berserakan dan Malpraktik di IGD
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA