Pinjaman Rp 230 Miliar Ditolak, Proyek Jalan ke Rumah Bupati Tasikmalaya Ikut Gagal

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Ambisi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk memperbaiki Insfratruktur jalan melalui skema pinjaman daerah senilai 230,25 miliar resmi kandas. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menolak pengajuan tersebut, menggugurkan 24 proyek strategis, termasuk satu ruas jalan yang disebut-sebut mengarah ke kediaman Bupati.

Penolakan ini memicu polemik publik, terutama kerena salah satu proyek yang batal adalah pembangunan ruas Ciwatin–Kalapagenep senilai Rp 24 miliar.

Ruas tersebut diyakini sebagai akses utama menuju tempat tinggal Bupati Tasikmalaya. Sementara proyek terpanjang, Papayan–Cikalong, dialokasikan Rp 37 miliar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran itu belum ideal. Kita baru bisa tangani 60 kilometer. Sisanya masih panjang,” ujar Deni Mulyadi, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, Senin (21/10/2025).

Dengan total jalan rusak yang jauh lebih luas, pinjaman itu hanya mampu menutup sekitar 20 persen kebutuhan perbaikan.

Jalur Strategis dan Pelosok Terancam Terabaikan

Penolakan DPRD membuat sejumlah ruas penting dan jalur pelosok terancam tak tersentuh pembangunan. Di antaranya:

  • Ciawi–Singaparna
  • Sukagalis–Ciponyo
  • Cineam–Singkup
  • Puspahiang–Mandalasari
  • KH Muhammad Sabandi
  • KH Umar Sanusi
  • Dan belasan ruas lainnya

Fokus ke Selatan, Tapi Terancam Mandek

Deni menyebut tahun ini pembangunan difokuskan ke wilayah selatan yang selama ini tertinggal dibanding utara dan pusat.

“Selatan paling parah. Dulu pembangunan lebih condong ke Utara dan Pusat, sekarang kami ingin mengimbangi,”tegasnya.

Namun tanpa dukungan anggaran tambahan, rencana itu terancam tak berjalan maksimal.

DPRD: Pembangunan Jalan Lewat Utang yang Membebani

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ami Fahmi, menilai skema pinjaman terlalu dipaksakan. Dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya Rp 90 miliar, cicilan pinjaman sebesar Rp 70–80 miliar per tahun dinilai tidak realistis.

“Kalau kita tidak punya uang, apakah harus memaksakan diri membangun?”ujarnya.

Ia juga mengkritik logika pembangunan yang hanya berlangsung satu tahun, sementara cicilan berlangsung hingga 2030.

“Mending tiap tahun bangun 15–20 kilometer, tapi tanpa beban bunga,” tambahnya.

Fiskal Nasional Labil, APBD Defisit

Ami mengungkapkan bahwa proyek pertumbuhan ekonomi nasional yang semula 8 persen hanya tercapai 4 persen. Imbasnya, transfer dana pusat ke daerah terganggu, dan APBD Tasikmalaya mengalami defisit Rp 94 miliar.

“Kalau kita ambil pinjaman sekarang, itu seperti makan gurame hari ini tapi besok hanya bisa makan ikan asin,” sindirnya.

DPRD: Kami Tolak Utang, Bukan Pembangunan

Ami menegaskan bahwa DPRD tidak anti-pembangunan, melainkan menolak utang tanpa perhitungan matang.

“Kami awasi seluruh kebijakan Bupati, bukan hanya proyek jalan. Jangan seolah-olah DPRD anti-pembangunan,” tutupnya.

Penulis : Tim/Red.

Editor : Chandra F Simatupang

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA