Polemik Distribusi MBG di Culamega: Ibu Hamil Terima Susu Anak

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paket MBG yang diterima ibu hamil di Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. (*)

Paket MBG yang diterima ibu hamil di Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. (*)

TASIKMALAYA, newsline.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Culamega kembali menuai sorotan. Setelah sebelumnya diperdebatkan soal pengelolaan dapur dan dampak lingkungan, kini muncul keluhan baru terkait ketepatan distribusi paket makanan.

Sejumlah ibu hamil dan menyusui di Desa Cintabodas mengaku menerima jatah berupa tiga kotak susu anak, minuman kacang hijau, roti, serta buah pir untuk konsumsi tiga hari. Mereka menilai paket tersebut tidak sesuai kebutuhan gizi ibu hamil.

“Seharusnya ada susu khusus ibu hamil, bukan susu anak. Kalau begini, manfaatnya jadi kurang,” ujar salah seorang penerima manfaat. Sabtu (7/3/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan serupa terdengar dari warga Desa Cikuya. Mereka menyoroti distribusi yang dianggap tidak merata, terutama bagi anak usia lima tahun yang tidak aktif di posyandu.

“Anak saya tidak kebagian, padahal usianya masih kecil. Rasanya tidak adil,” kata seorang warga.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pasokan MBG di wilayah Culamega berasal dari dapur SPPG Genteng Yayasan Bakti Arfan untuk Negeri. Pengelola dapur, Usep Saepuloh, membenarkan menu tersebut berasal dari pihaknya.

“Menu itu sudah sesuai standar gizi dan hasil koordinasi dengan koordinator wilayah. Selama ini tidak ada keluhan resmi,” tegasnya.

Namun, Camat Culamega sekaligus Satgas MBG, UU Saeful Uyun, menilai laporan tersebut perlu ditindaklanjuti. Ia menekankan pentingnya ketepatan distribusi sesuai kategori penerima.

“Mapping data penerima harus akurat. Ibu hamil tidak boleh mendapat susu anak. Kesalahan teknis sekecil apa pun harus jadi evaluasi,” ujarnya.

UU menjelaskan, mekanisme distribusi biasanya melalui sekolah untuk anak usia sekolah dan posyandu bagi balita, lansia, serta ibu hamil. Ia berharap dapur MBG lebih cermat agar tidak terjadi salah sasaran.

“Masyarakat membutuhkan makanan sesuai kebutuhan gizi masing-masing. Satgas selalu mengingatkan agar dapur lebih teliti,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun pengelola program MBG belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang kembali mencuat ini.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA