TASIKMALAYA, newsline.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Culamega kembali menuai sorotan. Setelah sebelumnya diperdebatkan soal pengelolaan dapur dan dampak lingkungan, kini muncul keluhan baru terkait ketepatan distribusi paket makanan.
Sejumlah ibu hamil dan menyusui di Desa Cintabodas mengaku menerima jatah berupa tiga kotak susu anak, minuman kacang hijau, roti, serta buah pir untuk konsumsi tiga hari. Mereka menilai paket tersebut tidak sesuai kebutuhan gizi ibu hamil.
“Seharusnya ada susu khusus ibu hamil, bukan susu anak. Kalau begini, manfaatnya jadi kurang,” ujar salah seorang penerima manfaat. Sabtu (7/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluhan serupa terdengar dari warga Desa Cikuya. Mereka menyoroti distribusi yang dianggap tidak merata, terutama bagi anak usia lima tahun yang tidak aktif di posyandu.
“Anak saya tidak kebagian, padahal usianya masih kecil. Rasanya tidak adil,” kata seorang warga.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, pasokan MBG di wilayah Culamega berasal dari dapur SPPG Genteng Yayasan Bakti Arfan untuk Negeri. Pengelola dapur, Usep Saepuloh, membenarkan menu tersebut berasal dari pihaknya.
“Menu itu sudah sesuai standar gizi dan hasil koordinasi dengan koordinator wilayah. Selama ini tidak ada keluhan resmi,” tegasnya.
Namun, Camat Culamega sekaligus Satgas MBG, UU Saeful Uyun, menilai laporan tersebut perlu ditindaklanjuti. Ia menekankan pentingnya ketepatan distribusi sesuai kategori penerima.
“Mapping data penerima harus akurat. Ibu hamil tidak boleh mendapat susu anak. Kesalahan teknis sekecil apa pun harus jadi evaluasi,” ujarnya.
UU menjelaskan, mekanisme distribusi biasanya melalui sekolah untuk anak usia sekolah dan posyandu bagi balita, lansia, serta ibu hamil. Ia berharap dapur MBG lebih cermat agar tidak terjadi salah sasaran.
“Masyarakat membutuhkan makanan sesuai kebutuhan gizi masing-masing. Satgas selalu mengingatkan agar dapur lebih teliti,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun pengelola program MBG belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang kembali mencuat ini.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









