Polemik Tak Selesai, Saung Taraju Jumantara Runtuh di Tangan Warga

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sisa bangunan Saung Taraju Jumantara (STJ) yang dibakar warga di Kampung Babakan Salak, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/4/2026).

Sisa bangunan Saung Taraju Jumantara (STJ) yang dibakar warga di Kampung Babakan Salak, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/4/2026).

TASIKMALAYA, newsline.id – Keributan terjadi di Kampung Babakan Salak, Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (1/4/2026). Sebuah bangunan yang dikenal sebagai Saung Taraju Jumantara (STJ) hangus dibakar warga. Insiden ini memicu perhatian luas setelah rekaman peristiwa beredar di media sosial.

Camat Taraju, Dedi Herniwan, menilai aksi tersebut sebagai bentuk luapan emosi masyarakat. Menurutnya, sebelumnya pihak kecamatan bersama tokoh agama telah berupaya mencari jalan keluar atas polemik yang muncul.

“Awalnya kegiatan di STJ sudah berhenti. Namun, muncul siaran langsung di TikTok yang dianggap menyinggung kebiasaan warga. Dari situlah muncul kekecewaan yang berujung pada pembakaran,” kata Dedi, Sabtu (4/4/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi memastikan kondisi kini terkendali. Barang-barang di lokasi sudah diamankan, sementara bangunan utama dirobohkan atas permintaan keluarga pemilik saung untuk mencegah konflik lanjutan. Ia menambahkan, pemilik saung tidak berada di tempat saat kejadian dan hingga kini belum bisa dihubungi.

Ketua MUI Desa Purwarahayu, Mumin Nurdin, mengungkapkan aksi massa berlangsung spontan. Ia menyebut pihaknya sudah mencoba melakukan mediasi, namun pemilik saung tidak pernah hadir.

“Kami berharap kasus ini ditangani sesuai hukum yang berlaku. Semua sudah kami serahkan kepada aparat berwenang,” ujarnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang polemik keagamaan di wilayah Taraju. Aparat bersama tokoh masyarakat berkomitmen menjaga ketertiban dan menyerahkan penyelesaian kasus melalui jalur hukum. Polres Tasikmalaya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA