Pospera Cigombong Pastikan Pembangunan P3TGAI Berjalan Lancar untuk Kesejahteraan Petani

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline, Bogor – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) kembali menjadi fokus perhatian khususnya di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. P3TGAI adalah program padat karya tunai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki jaringan irigasi. Dengan melibatkan tenaga kerja lokal dan partisipasi masyarakat petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian nasional.

Demi mencapai kesejahteraan para petani Program P3TGAI kali ini diperjuangkan oleh anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi V, Adian Yunus Yusak Napitupulu, SH. Melalui inisiatifnya, pembangunan irigasi yang bersifat langsung memberi manfaat bagi petani di wilayah Cigombong dipastikan akan berlangsung dengan lancar dan transparan.

IMG 20250914 WA0000

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jajam jamasari yang akrab disapa Abah, tokoh masyarakat dan juga Ketua Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Cigombong, menyatakan komitmennya untuk terus mengawasi pelaksanaan program ini agar berjalan dengan baik. “Kami akan terus memastikan bahwa pembangunan di Cigombong, terutama dalam program P3TGAI, dapat dilakukan dengan tepat sasaran dan tepat waktu, serta benar-benar memberikan manfaat maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Abah menegaskan bahwa pengawasan terhadap setiap titik pembangunan juga akan dilakukan dengan penuh perhatian, agar transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga. “Kami ingin agar proyek ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi petani, dengan peningkatan kualitas irigasi yang akan mendukung produktivitas pertanian mereka,” tambah Abah.

Di tahun 2025 ini alokasi program P3TGAI akan menyentuh lima titik pembangunan di Kecamatan Cigombong, yang tersebar di lima kelompok tani. Lima titik tersebut adalah:

P3A Setia Wargi – Kampung Cijahe, Desa Ciburayut

P3A Mitra Cai Ciburayut – Kampung Selaawi, Desa Ciburayut

P3A Mitra Cileungsir – Kampung Cukanggaleuh, Desa Cisalada

P3A Bina Mandiri – Kampung Sindangsari, Desa Tugujaya

P3A Mitra Cai Citugu 2 – Kampung Sukamanah, Desa Tugujaya.

Salah satu petani penerima manfaat dari program ini menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas irigasi. “Kami sangat berterima kasih karena program ini sangat membantu kami. Dengan adanya perbaikan irigasi, hasil pertanian kami pasti akan meningkat,” ujar H Muksin salah satu petani asal kampung Sindangsari desa Tugujaya.

Program P3TGAI menjadi angin segar bagi petani, terutama dalam menghadapi tantangan produksi pangan yang semakin tinggi. Dengan perbaikan irigasi yang lebih baik, diharapkan petani dapat memanfaatkan sumber daya alam dengan lebih optimal, serta meningkatkan ketahanan pangan lokal.

Abah menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan pembangunan, dan memastikan bahwa program ini tidak hanya akan memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami akan terus mengawal agar setiap dana yang dialokasikan untuk program ini digunakan dengan benar, dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” kata Abah.

 

(Wandiazis)

Berita Terkait

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai
Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Berita ini 72 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:46 WITA

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA