Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah peluncuran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Tahun 2025, yang bertujuan memperkuat infrastruktur pendidikan dasar di berbagai daerah.
SD Negeri Jatiwangi, yang terletak di Kampung Jatiwangi, Desa Cikalong, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi salah satu sekolah yang menerima manfaat dari program strategis ini. Dengan alokasi dana sebesar Rp 910.338.133,00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025, sekolah tersebut kini tengah menjalankan proses rehabilitasi sejumlah fasilitas penting.
Pelaksanaan proyek dilakukan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri Jatiwangi, yang terdiri dari unsur sekolah dan masyarakat. Masa pengerjaan ditetapkan selama 120 hari kalender, dimulai pada 25 Agustus dan dijadwalkan rampung pada 31 Desember 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun ruang-ruang yang direvitalisasi meliputi:
- Pembangunan satu unit toilet lengkap dengan mebel dan sanitasi yang layak
- Pembangunan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) beserta perlengkapan medis dasar
- Rehabilitasi enam ruang kelas yang sebelumnya mengalami kerusakan struktural
- Perbaikan satu ruang administrasi untuk mendukung tata kelola sekolah yang lebih efisien
Hingga awal Oktober, progres pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen. Pihak sekolah memastikan bahwa seluruh kegiatan revitalisasi berjalan sesuai rencana, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Kepala SD Negeri Jatiwangi, Saepuloh, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah terhadap kondisi pendidikan di daerah terpencil. Menurutnya, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak di wilayah Sodonghilir.
“Semoga bantuan revitalisasi ini menjadi program yang maslahat dan barokah, khususnya bagi SD Negeri Jatiwangi. Dengan sarana dan prasarana yang baik, kami yakin kualitas pembelajaran akan meningkat dan berdampak positif pada prestasi siswa,” ujar Saepuloh saat dikonfirmasi oleh awak media, Rabu (1/10/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini.
“Program ini akan berjalan lancar apabila mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Mewujudkan cita-cita bangsa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas kita bersama. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Dinas Pendidikan, kepada Bapak Presiden RI Prabowo, serta kepada Kemendikbudristek atas perhatian dan bantuannya,” tutupnya.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Tahun 2025 diharapkan menjadi katalisator perubahan, terutama di daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan. Dengan fasilitas yang lebih layak dan mendukung, sekolah-sekolah seperti SD Negeri Jatiwangi dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, aman, dan inspiratif bagi para siswa.
Penulis : Iwan Rudiawan
Editor : Chandra F Simatupang









