TASIKMALAYA, newsline.id – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar pembekalan bagi 681 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas sepanjang tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Islamic Center, Singaparna, Selasa (11/11/2025), sebagai bentuk penghormatan sekaligus persiapan transisi menuju masa pensiun yang produktif dan bermakna.
Para peserta berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari pimpinan tinggi (7 orang), administrator (24), pengawas (35), fungsional umum (39), fungsional kesehatan (27), fungsional lainnya (9), hingga fungsional teknis yang mendominasi dengan 539 orang. Satu peserta tercatat dalam masa persiapan pensiun (MPP).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun.
“Purna tugas bukan akhir, melainkan awal dari fase baru yang bisa dijalani dengan tenang, bahagia, dan penuh makna. Ada dana pensiun, ada peluang usaha, dan yang terpenting adalah waktu bersama keluarga dan memperdalam spiritualitas,” ujar Asep.
Ia menekankan bahwa pembekalan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk membekali para pensiunan dengan wawasan keuangan, motivasi, dan pengembangan potensi pasca-pensiun. Materi yang disampaikan mencakup manajemen keuangan, kesehatan mental, serta peluang bisnis dan sosial.
Selain itu, Asep juga menyoroti pentingnya regenerasi birokrasi. Dengan banyaknya pejabat yang akan pensiun, termasuk tujuh pejabat utama, Pemkab Tasikmalaya tengah menyusun strategi pengisian formasi melalui pengangkatan PNS paruh waktu dan pengusulan CPNS baru.
“Kita harus siapkan calon-calon pejabat muda yang kompeten. Regenerasi adalah keniscayaan agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal,” tegasnya.
Menariknya, mayoritas peserta pembekalan berasal dari kalangan tenaga pendidik, yang setiap tahun menjadi kelompok terbesar dalam daftar pensiun.
“Guru tetap mendominasi. Ini menunjukkan betapa besar kontribusi mereka dalam membangun generasi,” tambah Asep.
Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa pensiun bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang bisa dijalani dengan semangat, kebijaksanaan, dan kontribusi yang berbeda.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









