Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id | Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat— Menyikapi munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, memperkuat langkah antisipasi untuk memastikan makanan yang diterima penerima manfaat tetap aman dan layak konsumsi.

Pengawasan dilakukan secara berjenjang, mulai dari bahan pangan yang masuk ke dapur, proses pengolahan, pendistribusian, hingga makanan diterima dan dikonsumsi oleh siswa, santri maupun penerima manfaat lainnya.

Koordinator MBG Kecamatan Padakembang, Azka, mengatakan koordinasi dan pemantauan terus dilakukan bersama Muspika, sekolah, posyandu, kepala dapur hingga admin Badan Gizi Nasional (BGN).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Update menu di grup Muspika selalu diperbarui karena di sana ada admin dari BGN, sehingga selalu termonitor. Kalau ada kejadian menonjol yang tidak diinginkan, itu langsung dilaporkan,” ujar Azka, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, salah satu langkah penting dalam mencegah persoalan keamanan pangan adalah memastikan bahan yang digunakan dalam kondisi layak.

Kepala dapur diminta tidak memaksakan penggunaan bahan makanan apabila ditemukan kondisi yang tidak memenuhi standar.

“Kalau kondisinya tidak layak, lebih baik dikembalikan daripada dipaksakan. Jadi keamanan makanan tetap menjadi prioritas,” katanya.

Pengawasan juga tidak berhenti di dapur. Koordinasi dengan sekolah dan posyandu dilakukan secara berkala untuk menerima informasi maupun masukan terkait makanan yang didistribusikan.

Dalam kondisi normal, koordinasi dilakukan sedikitnya satu kali dalam sepekan dan dapat ditingkatkan menjadi dua kali apabila diperlukan.

Azka mengatakan pihak sekolah dan posyandu juga diberikan ruang untuk menyampaikan kritik maupun masukan terhadap menu yang disajikan.

“Kalau ada masukan dari sekolah, misalnya masakannya kurang bumbu atau ada yang perlu diperbaiki, silakan dikritik. Semua masukan kami tampung,” ujarnya.

Respons Disiapkan Jika Muncul Keluhan

Selain pencegahan, mekanisme respons juga disiapkan apabila sewaktu-waktu ditemukan penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Azka memastikan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke sekolah dan berkoordinasi dengan puskesmas serta kepala dapur untuk menelusuri penyebab keluhan.

“Kami akan langsung kroscek dan mendatangi sekolah untuk memastikan tidak terjadi apa-apa. Kami juga akan menghubungi puskesmas dan kepala dapur untuk melakukan klarifikasi,” katanya.

Penerima manfaat juga diberikan edukasi mengenai kebersihan sebelum mengonsumsi makanan. Mereka diimbau mencuci tangan terlebih dahulu serta memastikan peralatan makan yang digunakan dalam kondisi bersih.

Selain itu, penerima manfaat diminta tidak mengonsumsi makanan apabila ditemukan perubahan kondisi yang tidak normal, seperti berlendir, berbau tidak wajar atau menunjukkan tanda-tanda tidak layak konsumsi.

175 Satuan Penerima Manfaat Dipantau

Berdasarkan rekapitulasi sementara, terdapat sekitar 175 satuan penerima manfaat di Kecamatan Padakembang yang mencakup sekolah, posyandu dan pesantren. Jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 14.193 KPM.

Data tersebut masih terus diperbarui untuk memastikan seluruh penerima manfaat tercatat dengan baik.

Dari sisi standar keamanan pangan, pelaksanaan MBG di Padakembang mengikuti ketentuan pemerintah, termasuk penerapan standar keamanan pangan dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Pengelola dapur juga diwajibkan memiliki tenaga yang memahami pengolahan makanan dan standar keamanan pangan. Sertifikasi halal turut menjadi salah satu persyaratan pendukung operasional dapur.

Hingga saat ini, Azka menyebut belum terdapat laporan keracunan makanan akibat pelaksanaan MBG di wilayah Kecamatan Padakembang.

Dengan pengawasan sejak bahan pangan diterima hingga makanan dikonsumsi, serta dukungan koordinasi lintas sektor bersama pemerintah kecamatan, Muspika, BKKBN, sekolah, posyandu dan komite, langkah antisipasi terus diperkuat agar persoalan keamanan pangan dapat segera dicegah maupun ditangani apabila muncul di lapangan.

Penulis : Ilham T Rachman

Berita Terkait

18 Ribu Murid RA, 24 Tahun Perjalanan IGRA Tasikmalaya Membangun Generasi Masa Depan
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:58 WITA

18 Ribu Murid RA, 24 Tahun Perjalanan IGRA Tasikmalaya Membangun Generasi Masa Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Berita Terbaru