Longsor Tutup Akses Alternatif Sukarame -Tanjungjaya

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Material longsor menutup total jalan alternatif yang menjadi penghubung vital antara Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjungjaya. (dok Tagana).

Material longsor menutup total jalan alternatif yang menjadi penghubung vital antara Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjungjaya. (dok Tagana).

TASIKMALAYA, newsline.id – Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (21/2/2026) sore hingga Minggu (22/2/2026) dini hari memicu tanah longsor di Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Material longsor menutup total jalan alternatif yang menjadi penghubung vital antara Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjungjaya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Rekaman video amatir warga memperlihatkan masyarakat berupaya menyingkirkan tanah dan batu yang menutup badan jalan.

Dampak dan Kondisi Terkini

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Jalan alternatif Sukarame–Tanjungjaya tidak bisa dilalui kendaraan.
  • Warga terpaksa menggunakan jalur lain untuk sementara.
  • Longsor menimbulkan kekhawatiran karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas harian masyarakat.

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono Rahmat, membenarkan adanya laporan longsor tersebut.

“Titik longsor berada di wilayah Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame. Untuk sementara jalan tidak bisa dilintasi,” Ucap Cahyono ke sejumlah awak media.

Menurut Cahyono, intensitas hujan tinggi membuat tebing jalan labil hingga akhirnya ambrol.

“Penyebabnya hujan deras sejak Sabtu hingga malam hari, sehingga tebing jalan longsor dan menutup badan jalan,” jelasnya.

Upaya Penanganan

BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat terkait sedang berlangsung. Jalan alternatif tersebut berstatus milik desa, sehingga penanganan akan melibatkan pemerintah desa setempat.

Cahyono juga mengingatkan masyarakat di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami selalu imbau warga agar lebih waspada dengan cuaca ekstrem. Jika hujan deras turun, segera mencari tempat aman,” tegasnya.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah
Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah
Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:36 WITA

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 14:16 WITA

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:16 WITA

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA