Rencana Aksi Aliansi Cineam-Karangjaya ke Polres Tasikmalaya Kota Dibatalkan Demi Kondusifitas

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Rencana aksi unjuk rasa dan audiensi ratusan warga dari Aliansi Masyarakat Cineam-Karangjaya (AMCK) ke Mapolres Tasikmalaya Kota yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin (5/10/2026), resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil dengan alasan menjaga kondusifitas antara pihak SPP, Aliansi Masyarakat, dan Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca juga link berita sebelumnya dibawah ini;

https://jabar.newsline.id/kondusifitas-wilayah-cineam-karangjaya-memanas-ratusan-masa-berencna-akan-gelar-aksi-di-polres-tasikmalaya-kota/

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh Tito, salah satu perwakilan dari Aliansi Masyarakat Cineam-Karangjaya (AMCK), saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. “Demi kondusifitas antara SPP dengan Aliansi dan APH siap memproses hukum illegal logging yang sudah di-LP-kan sama Perhutani dengan syarat mendatangkan saksi satu lagi,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp miliknya pada Senin, (05/10/2026).

Latar Belakang Rencana Aksi

Sebelumnya, publik sempat digemparkan oleh pemberitaan mengenai memanasnya situasi di wilayah hukum Cineam dan Karangjaya. Berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang dilayangkan AMCK pada 30 September 2026, ratusan massa direncanakan turun ke jalan dengan agenda unjuk rasa dan audiensi ke Polres Tasikmalaya Kota.

Aksi tersebut dipicu oleh sejumlah persoalan krusial yang dinilai mengancam stabilitas keamanan, ekonomi, dan ketertiban hukum, di antaranya:

  • Penebangan liar tanpa penindakan hukum.
  • Dugaan pemerasan terhadap calon investor.
  • Perusakan aset PT. Wiriacakra (SPP) dan intimidasi karyawan.
  • Sabotase lahan perkebunan karet di Blok Kororoy, Desa Negaratengah.

Kritik terhadap Aparat

Dalam pernyataan sikap sebelumnya, AMCK menyoroti sikap aparat kepolisian yang dinilai lamban dan terkesan tutup mata terhadap berbagai pelanggaran hukum. Mereka bahkan menduga adanya pembiaran atau perlindungan terhadap pelaku.

Implikasi Pembatalan

Dengan dibatalkannya aksi, fokus kini bergeser pada proses hukum kasus illegal logging yang telah dilaporkan Perhutani. Tito menegaskan bahwa Aliansi siap mendukung jalannya proses hukum sepanjang syarat menghadirkan saksi tambahan dapat dipenuhi.

Keputusan ini dinilai sebagai langkah kompromi untuk meredam eskalasi konflik dan menjaga stabilitas wilayah Cineam-Karangjaya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut dari pembatalan aksi maupun proses hukum yang sedang berjalan.

Penulis : Chandra Foetra S

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Aliansi Masyarakat Cineam Karangjaya

Berita Terkait

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Proyek Gedung Dukcapil Syarat Penyimpangan: Kepala Bidang Bangunan DPUTRLH Tasikmalaya Diduga Menghindar dari Media
Kondusifitas Wilayah Cineam-Karangjaya Memanas, Ratusan Masa Berencna Akan Gelar Aksi di Polres Tasikmalaya Kota
Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota Dalami Kasus Dugaan Perundungan Siswa SMAN 3, Tujuh Terduga Pelaku Terindentifikasi
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:33 WITA

PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA