TASIKMALAYA, newsline.id – Program anti riba yang diluncurkan Bupati Tasikmalaya pekan lalu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Gerakan ini kini semakin menguat dengan aksi warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya.
Hari ini, warga Kampung Panyosogan dan Mekarahayu memasang spanduk besar di pintu masuk kampung. Isi spanduk tersebut menegaskan penolakan terhadap praktik pinjaman yang dianggap merugikan, seperti Bank Emok, Kosipa, dan rentenir.
Tulisan yang terpampang antara lain:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“DILARANG MASUK!! RENTENIR – BANK EMOK – KOSIPA!”
“Warga Kami Menolak Pinjaman yang Menjerat. Bank Emok, Kosipa, dan Sejenisnya Harap Angkat Kaki!”
Gerakan ini digagas oleh Badan Intelijen Anti Riba (BIAR) dengan slogan “Berantas Riba, Tegakkan Syariah”. Forum pemuda dan ulama turut mendukung penuh aksi tersebut, sehingga spanduk menjadi perhatian warga maupun pengendara yang melintas.
Hendra Maulanda, pelopor BIAR, menegaskan bahwa praktik Bank Emok justru memperburuk kondisi masyarakat. “Bukannya membantu, malah membuat warga semakin terpuruk. Penagihan utang dilakukan tengah malam, bahkan subuh, sehingga warga resah dan tidak bisa tidur nyenyak,” ujarnya, Senin (25/5/2026) malam.
Menurut Hendra, praktik pinjaman ini tidak hanya memberatkan dengan bunga tinggi, tetapi juga menimbulkan masalah sosial. Di antaranya akad kredit tanpa sepengetahuan keluarga, penyimpanan KTP asli sebagai jaminan, hingga memicu percekcokan rumah tangga.
BIAR bersama warga berkomitmen mempersempit ruang gerak praktik pinjaman ilegal. Selain memasang spanduk, mereka berencana menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan resmi, Dinas Perdagangan, serta akademisi Universitas Siliwangi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dikabarkan akan meluncurkan program unggulan Kredit Usaha Daerah (Kurda). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat melunasi utang sekaligus keluar dari jeratan rentenir.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









