Spanduk Anti Bank Emok, Warga Tasikmalaya Tolak Riba

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk Anti Bank Emok terbentang di sekitar wilayah Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya. Senin (25/5/2026), (Istimewa).

Spanduk Anti Bank Emok terbentang di sekitar wilayah Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya. Senin (25/5/2026), (Istimewa).

TASIKMALAYA, newsline.id – Program anti riba yang diluncurkan Bupati Tasikmalaya pekan lalu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Gerakan ini kini semakin menguat dengan aksi warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya.

Hari ini, warga Kampung Panyosogan dan Mekarahayu memasang spanduk besar di pintu masuk kampung. Isi spanduk tersebut menegaskan penolakan terhadap praktik pinjaman yang dianggap merugikan, seperti Bank Emok, Kosipa, dan rentenir.

Tulisan yang terpampang antara lain:

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“DILARANG MASUK!! RENTENIR – BANK EMOK – KOSIPA!”

“Warga Kami Menolak Pinjaman yang Menjerat. Bank Emok, Kosipa, dan Sejenisnya Harap Angkat Kaki!”

Gerakan ini digagas oleh Badan Intelijen Anti Riba (BIAR) dengan slogan “Berantas Riba, Tegakkan Syariah”. Forum pemuda dan ulama turut mendukung penuh aksi tersebut, sehingga spanduk menjadi perhatian warga maupun pengendara yang melintas.

Hendra Maulanda, pelopor BIAR, menegaskan bahwa praktik Bank Emok justru memperburuk kondisi masyarakat. “Bukannya membantu, malah membuat warga semakin terpuruk. Penagihan utang dilakukan tengah malam, bahkan subuh, sehingga warga resah dan tidak bisa tidur nyenyak,” ujarnya, Senin (25/5/2026) malam.

Menurut Hendra, praktik pinjaman ini tidak hanya memberatkan dengan bunga tinggi, tetapi juga menimbulkan masalah sosial. Di antaranya akad kredit tanpa sepengetahuan keluarga, penyimpanan KTP asli sebagai jaminan, hingga memicu percekcokan rumah tangga.

BIAR bersama warga berkomitmen mempersempit ruang gerak praktik pinjaman ilegal. Selain memasang spanduk, mereka berencana menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan resmi, Dinas Perdagangan, serta akademisi Universitas Siliwangi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dikabarkan akan meluncurkan program unggulan Kredit Usaha Daerah (Kurda). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat melunasi utang sekaligus keluar dari jeratan rentenir.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah
Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah
Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:36 WITA

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 14:16 WITA

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:16 WITA

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA