Newsline id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Terkait perpanjangan masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zen yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 800.1.3.3/Kep.173.BKPSDM/2025 yang ditandatangani oleh Bupati sebelumnya yakni Ade Sugianto, pada 16 Mei 2025 untuk lima tahun kedepan, Bupati Tasikmalaya terpilih yakni Cecep Nurul Yakin akan melakukan peninjauan ulang guna mengevaluasi dan lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh tahap proses, mulai dari penilaian awal, dasar hukum, hingga penerbitan SK perpanjangan jabatan yang telah berlaku.
Baca juga link berita sebelumnya dibawah ini ;
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi saat dikonfirmasi oleh tim jabar.newline.id mengatakan, “Gini, kalau diusulkan itu secara normatif itu berjalan dan berlaku, tapi soal dievaluasi harusnya begini, kan ini Pilkada, Pilkada itu namanya SOTK itu untuk menyesuaikan visi dan misi pimpinan baru, mulai Sekda sampai OPD kebawah itu harus menunggu pemimpin baru, harusnya begitu, cuma ada ruang kosong di kita mungkin itu dimanfaatkan”, ungkapnya saat diwawancarai sesuai menghadiri acara aksi demo PMII Tasikmalaya di depan pintu gerbang kantor Pemda setempat, Rabu, (18/6/2025).
Lebih lanjut, Asep Sopari pun mengatakan hal tersebut di evaluasi selama enam bulan kedepan dan hasilnya belum tentu masih dijabat oleh Sekda yang sekarang, namun yang pasti harus dijabat oleh kabinet yang baru dan melalui proses penggodokan terlebih dahulu. Saat dikonfirmasi siapa yang akan menjadi penggantinya dan ciri-ciri orang yang akan menggantikan posisi jabatan Sekda, dirinya menyebut hal itu adalah rahasia dapur.
“Jadi langkah selanjutnya kan ada ruang untuk dievaluasi enam bulan kedepan, jadi belum tentu juga Sekda itu masih dijabat sama yang sekarang, harus kabinet barulah, nantilah itumah rahasia dapur, kan perlu penggodokan terlebih dahulu, namun ciri-ciri siapa yang akan menjadi Sekda Kabupaten Tasikmalaya itumah ke Pak Bupati sajalah tanyanya”, katanya sambil tertawa. (Chandra Foetra S)










