TASIKMALAYA, newsline.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Sejumlah menu yang dibagikan kepada warga dinilai tidak sesuai harapan, bahkan dianggap jauh dari tujuan program yang digagas untuk mendukung gizi masyarakat.
Keluhan itu mencuat melalui unggahan akun Facebook Mediana Nur Kalima pada Selasa (17/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tulisannya, ia menyebut sajian ayam dalam paket MBG “seperti arwah, tidak terlihat.”
Ia juga menyoroti hidangan lain, mulai dari cocktail jagung berkuah yang cepat basi, bread pudding yang hambar, puding buah seadanya, hingga susu Milku yang bukan full cream.
Unggahan tersebut segera viral dan memicu beragam komentar. Sebagian warganet mendukung dengan menyebut menu MBG mengecewakan, sementara lainnya menilai kritik itu terlalu berlebihan.
Meski demikian, diskusi yang muncul menyoroti pentingnya pengawasan kualitas program makanan gratis yang digagas pemerintah.
Medina menegaskan dirinya tidak menuntut hidangan mewah, melainkan menu sederhana yang layak dikonsumsi.
Ia bahkan membandingkan dengan dapur MBG di wilayah lain yang mampu menyajikan makanan lebih baik dengan anggaran serupa.
“Sayang sekali, banyak makanan terbuang setiap pengiriman. Ini menyangkut kesehatan dan pertumbuhan anak bangsa,” tulisnya.
Keluhan tersebut ditujukan kepada pengelola dapur MBG Sodonghilir 002 serta pemerintah daerah.
Ia berharap kualitas menu lebih diperhatikan agar program yang seharusnya menyehatkan tidak justru menjadi bahan olok-olok di media sosial.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola MBG Sodonghilir 002 belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









