Kasus Keracunan MBG Di Jawa Barat Kembali Jadi Sorotan, Kini Terjadi Di Tasikmalaya!!!

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Jawa Barat – Kasus keracunan yang diduga berasal dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Jawa Barat, kali ini menimpa warga di Tasikmalaya. Insiden ini semakin memperkuat perhatian publik setelah sebelumnya kasus serupa terjadi di Cianjur dan Bandung dan menimbulkan kekhawatiran akan keamanan program yang telah dijalankan di beberapa daerah di Jawa Barat.

Saat ini, kasus keracunan yang diduga dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebanyak 19 pelajar dari beberapa sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Rajapolah harus menjalani perawatan di Puskesmas Rajapolah akibat dugaan keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka konsumsi di sekolah pada Rabu (30/4/2025). Hingga Kamis (1/5/2025) malam, para korban mengalami gejala parah seperti muntah, mual, dan diare.

Kepala Puskesmas Rajapolah, Hani Hariri, menyatakan bahwa pasien pelajar mulai berdatangan untuk mendapatkan perawatan pada Kamis sore. “Sampai malam ini, pasien pelajar dengan gejala sama mual, muntah, pusing, dan buang air besar terus menerus sudah 19 orang. Pasien mendapatkan perawatan infus dan penetralisir racun di tubuhnya,” ujar Hani kepada awak media.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu orang tua korban, Riska (45), mengungkapkan bahwa anaknya awalnya diberi obat tradisional berupa air kelapa muda setelah mengeluh keracunan usai menyantap MBG.

“Anaknya mulai merasa mual, pusing, muntah, dan buang air besar terus menerus pada Rabu malam. Menu paket MBG ada daging, nasi, dan sayuran yang dimasak. Curiga anak saya saat makan sayuran yang dimasak itu rasanya agak beda,” ungkap Riska.

Riska menambahkan bahwa setelah mengira anaknya sembuh, kondisi semakin parah dan akhirnya dibawa ke Puskesmas. Saat dirawat, anaknya menemukan bahwa banyak teman-temannya juga mengalami gejala serupa.

“Sekarang menginap kayaknya dirawat di Puskesmas. Banyak ternyata teman-temannya juga dirawat di sini,” ujarnya.

Insiden di Tasikmalaya ini menambah panjang daftar kasus yang terjadi pada Program MBG di Jawa Barat, dimana sebelumnya kasus serupa terjadi wilayah Cianjur dan Bandung belum lama ini. Kasus ini mendapat perhatian luas, baik dari masyarakat maupun pakar kesehatan. Beberapa pihak menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap program yang melibatkan konsumsi massal, serta perlunya transparansi dalam proses produksi dan distribusi. (CFS).

Berita Terkait

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Proyek Gedung Dukcapil Syarat Penyimpangan: Kepala Bidang Bangunan DPUTRLH Tasikmalaya Diduga Menghindar dari Media
Rencana Aksi Aliansi Cineam-Karangjaya ke Polres Tasikmalaya Kota Dibatalkan Demi Kondusifitas
Kondusifitas Wilayah Cineam-Karangjaya Memanas, Ratusan Masa Berencna Akan Gelar Aksi di Polres Tasikmalaya Kota
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:33 WITA

PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA