Mentri IMIPAS dan UMKM, Saksikan Langsung Proses Membatik Warga Binaan Lapas Cipinang

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri IMIPAS dan UMKM Saksikan Lang

Jakarta,Newsline.id- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang tampil mencuri perhatian dalam pembukaan Indonesian Prison Products and Art Festival (IPPAFest) 2025 yang secara resmi dibuka oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), Agus Andrianto, pada Senin sore (21/4) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Dalam pembukaan yang penuh antusiasme, Menteri IMIPAS didampingi Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengunjungi booth Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Khusus (DK) Jakarta. Di sana, rombongan menyaksikan langsung proses membatik yang dilakukan oleh Warga Binaan Lapas Cipinang. Pemandangan ini menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian pengunjung dan tamu undangan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses membatik secara langsung tersebut tidak hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga simbol keberhasilan pembinaan di Lapas yang mengintegrasikan keterampilan, seni, nilai budaya, dan semangat perubahan. Batik yang dihasilkan pun tak sekadar indah—karya tersebut memiliki kisah mendalam tentang harapan dan proses pembelajaran di balik jeruji.

Salah satu karya batik Warga Binaan Lapas Cipinang bahkan berhasil menarik minat pengunjung dan terjual dalam sesi lelang yang digelar di panggung utama IPPAFest. Penjualan karya tersebut menjadi bukti konkret bahwa kreativitas para Warga Binaan mampu diterima dan diapresiasi secara luas oleh masyarakat.

“Kehadiran kami di IPPAFest bukan sekadar memamerkan produk, tapi membawa pesan bahwa pembinaan di dalam Lapas bisa menghasilkan karya-karya yang punya nilai ekonomi sekaligus cerita kehidupan. Setiap produk kami, termasuk batik, dibuat dengan tangan, hati, dan semangat untuk berubah,” ujar Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo.

Selama IPPAFest yang berlangsung hingga 23 April mendatang, Lapas Cipinang menampilkan beragam produk unggulan seperti kerajinan tangan, fesyen, kuliner, dan karya seni. Dua orang petugas Lapas Cipinang juga ditugaskan menjaga stan pameran dengan mengenakan pakaian adat Nusantara yang berbeda setiap hari. Mereka memberikan pelayanan informatif kepada pengunjung tentang proses kreatif, kualitas, dan cerita di balik setiap produk.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Cipinang, Yopi Febrianda, menjelaskan bahwa keterlibatan ini adalah wujud nyata pembinaan yang terstruktur dan berdampak. “Kami berusaha memastikan bahwa pembinaan rohani, keterampilan, dan karakter berjalan beriringan. Di balik produk yang tampak indah, ada cerita perjuangan dan harapan baru dari para Warga Binaan,” ungkapnya.

Menteri Agus dalam sambutannya menyatakan bahwa IPPAFest adalah bentuk nyata transformasi pemasyarakatan yang inklusif, humanis, dan mendorong kreativitas. “Tema dari IPPAFest adalah Creation Beyond the Bars, sebuah pernyataan yang kuat bahwa kreativitas tidak pernah bisa dipenjara. Bahwa harapan tidak pernah bisa dibungkam, ia selalu menemukan jalan, ia selalu menemukan jembatan, apapun penghalangnya,” tuturnya.

Melalui ajang ini, Lapas Cipinang membuktikan bahwa pembinaan yang menyentuh hati, membuka wawasan, dan mengasah keterampilan dapat menghadirkan karya bernilai tinggi dan inspiratif. IPPAFest 2025 pun menjadi panggung bagi Lapas se-Indonesia untuk memperkenalkan hasil karya terbaik Warga Binaan, dan Lapas Cipinang hadir sebagai salah satu garda terdepan dalam menyukseskan misi tersebut. ( Ragil).

Berita Terkait

Kepala Bidang P3A Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Ubah Plat Mobil Dinasnya untuk Kepentingan Pribadi
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
PWRI Gelar Audiensi Bersama DPRD, Kasdim 0612 Tasikmalaya Sebut KPA Proyek KDMP Adalah PT Agrinas
APDESI Tasikmalaya Akui Tak Pernah Terima Undangan Audiensi Dari DPRD Terkait Proyek KDMP yang Dipertanyakan PWRI
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WITA

Kepala Bidang P3A Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Ubah Plat Mobil Dinasnya untuk Kepentingan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Selasa, 8 September 2026 - 15:49 WITA

KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!

Sabtu, 5 September 2026 - 09:06 WITA

RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:16 WITA