Menumbuhkan Kembali Rasa Nasionalisme di Tengah Generasi Muda

Minggu, 17 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Newsline.id — Di era globalisasi dan digitalisasi yang semakin pesat, tantangan terhadap identitas dan semangat kebangsaan bangsa Indonesia kian nyata. Generasi muda sebagai pewaris bangsa menghadapi gempuran budaya asing, arus informasi tak terbatas, dan gaya hidup instan yang kadang tanpa disadari mulai mengikis rasa cinta tanah air. Di sinilah pentingnya menumbuhkan kembali rasa nasionalisme sebagai pondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berkarakter.

Apa Itu Nasionalisme?

Nasionalisme adalah rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air, yang diwujudkan melalui sikap, pemikiran, dan tindakan yang menjunjung tinggi kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Nasionalisme bukan berarti menutup diri dari dunia luar, melainkan menjadikan identitas kebangsaan sebagai landasan dalam menghadapi perubahan zaman.

Mengapa Generasi Muda Harus Memiliki Nasionalisme?

Generasi muda adalah pemegang tongkat estafet masa depan Indonesia. Tanpa rasa nasionalisme, sulit membayangkan masa depan bangsa yang kuat dan berdaulat. Nasionalisme akan menjadi kompas moral dan arah perjuangan di tengah derasnya arus globalisasi. Ia mendorong anak muda untuk berpikir, bersikap, dan bertindak demi kebaikan bersama, bukan hanya untuk kepentingan pribadi.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cara Menumbuhkan Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda

  1. Mengenal Sejarah dan Jasa Pahlawan
    Mengenal perjuangan para pendiri bangsa bukan untuk mengenang masa lalu semata, tetapi untuk mengambil nilai-nilai perjuangan seperti pengorbanan, persatuan, dan keberanian yang relevan hingga hari ini.

  2. Menghargai Keberagaman
    Indonesia dibangun atas dasar perbedaan. Belajar menghargai perbedaan suku, agama, dan budaya adalah wujud konkret dari semangat nasionalisme.

  3. Menggunakan Produk Dalam Negeri
    Mencintai produk lokal adalah bentuk dukungan terhadap ekonomi bangsa. Ini juga menjadi bentuk kebanggaan terhadap karya anak bangsa sendiri.

  4. Berkarya dan Berprestasi untuk Bangsa
    Menjadi juara di bidang akademik, olahraga, seni, atau teknologi bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga bentuk kontribusi bagi nama baik Indonesia.

  5. Aktif dalam Kegiatan Sosial dan Lingkungan
    Terlibat dalam kegiatan sosial, kerja bakti, dan gerakan cinta lingkungan adalah cara sederhana namun nyata untuk menunjukkan rasa peduli terhadap negeri ini.

Menumbuhkan nasionalisme bukan pekerjaan satu malam, melainkan proses berkelanjutan yang perlu didukung oleh keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara. Generasi muda harus disadarkan bahwa masa depan Indonesia ada di tangan mereka. Dengan semangat nasionalisme yang kuat, Indonesia bukan hanya akan bertahan, tapi juga tumbuh menjadi bangsa yang bermartabat, mandiri, dan disegani dunia.

Mari kobarkan kembali semangat nasionalisme di dada setiap anak bangsa. Karena Indonesia yang maju hanya bisa terwujud jika generasi mudanya cinta tanah air. (**)

Berita Terkait

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Proyek Gedung Dukcapil Syarat Penyimpangan: Kepala Bidang Bangunan DPUTRLH Tasikmalaya Diduga Menghindar dari Media
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Berita Terbaru