Newsline.id | Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat — Agenda audiensi Forum Tasikmalaya Bersatu (FORTABES) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat (18/9/2026) berujung tanpa kejelasan.
FORTABES mengaku telah datang ke Kantor Dinas Kesehatan sesuai jadwal audiensi yang sebelumnya disampaikan melalui surat resmi. Namun, forum yang semestinya menjadi ruang klarifikasi tersebut tidak berlangsung karena, menurut FORTABES, tidak ada pihak dari Dinkes yang menemui mereka.
Padahal, audiensi itu bukan agenda tanpa pemberitahuan. FORTABES telah mengirimkan surat Nomor 03.166/FTBS/IX/2026 tertanggal 15 September 2026 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam surat tersebut, FORTABES secara terang menyampaikan sejumlah persoalan yang ingin diklarifikasi, terutama menyangkut pengelolaan dan realisasi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), anggaran Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), transparansi penggunaan anggaran hingga mekanisme pengawasan internal.
Agenda audiensi sendiri dijadwalkan Jumat, 18 September 2026 pukul 10.00 WIB di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.
Koordinator Lapangan FORTABES, Rian Nurfalah, mempertanyakan sikap Dinkes yang dinilai tidak memberikan kepastian kepada pihaknya.
“Kami datang sesuai dengan surat yang sudah kami sampaikan. Kami ingin meminta penjelasan secara langsung, tetapi tidak ada yang menghadapi audiensi kami dan tidak ada konfirmasi kepada kami bahwa audiensi di-reschedule,” ujar Rian.
Menurut Rian, pihaknya sengaja menempuh jalur resmi agar persoalan yang dipertanyakan dapat dibahas secara terbuka bersama Dinas Kesehatan.
“Kami datang bukan tiba-tiba. Surat sudah kami layangkan dan jadwalnya juga sudah jelas. Kalau memang ada perubahan atau ada alasan tertentu, seharusnya ada komunikasi kepada kami,” tegasnya.
Pertanyaan Soal Anggaran Belum Terjawab
FORTABES sebelumnya meminta penjelasan mengenai sejumlah aspek pengelolaan anggaran kesehatan.
Di antaranya, pengelolaan dan realisasi dana BOK, proses perencanaan hingga pelaksanaan anggaran KIA, kesesuaian antara perencanaan dengan realisasi anggaran, output yang diterima masyarakat, serta mekanisme pengawasan terhadap penggunaan anggaran.
Karena audiensi tidak berlangsung, pertanyaan-pertanyaan tersebut belum mendapatkan penjelasan langsung dari pihak Dinas Kesehatan.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan: jika sebuah forum klarifikasi yang telah dimohonkan secara resmi tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal, bagaimana masyarakat memperoleh penjelasan langsung mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran publik?
FORTABES menyatakan tetap menunggu penjelasan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya dan membuka kemungkinan untuk kembali meminta audiensi.
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan tidak terlaksananya audiensi tersebut, termasuk apakah agenda tersebut ditunda, dijadwalkan ulang, atau terdapat alasan lain.
Penulis : Ilham T Rachman
Editor : Redaksi









