Box Culvert Proyek Rekonstruksi Jalan Bohlam–Ciburayut Kembali Bocor: Air Naik ke Permukaan, Kerusakan Diduga Meluas

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Bogor, Jawa Barat,- Belum genap sebulan sejak polemik pemasangan box culvert di proyek rekonstruksi Jalan Bohlam–Ciburayut mencuat, kondisi jalur tersebut kembali memunculkan persoalan baru. Box culvert yang sebelumnya,kini telah ditutup dengan lantai kerja (LC) sebelum pengerjaan betonisasi , kini mengalami kebocoran. Air dari saluran kembali naik ke permukaan jalan, menandakan adanya masalah serius pada konstruksi yang belum terselesaikan.

Pantauan Jabar.newsline.id di lokasi, air tampak Keluar di atas permukaan LC, tepat di area pemasangan box culvert. Kebocoran ini mengindikasikan adanya kegagalan fungsi saluran atau ketidaksempurnaan dalam proses pemasangan yang dilakukan beberapa waktu lalu—di tengah kritik mengenai tidak adanya pemadatan tanah dasar sebelum pemasangan dan sambungan yang renggang serta terlihat miring.

Badri, selaku mandor proyek, membenarkan adanya kebocoran tersebut. Saat dimintai keterangan, ia memilih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak teknis PUPR maupun konsultan pengawas.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Entar, pengen tau dari orang teknis PUPR dan konsultan gimana tanggapan. Dari perencanaan awal ini penyakit utamanya,” ujar Badri saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa persoalan yang muncul bukan hanya pada tahap pelaksanaan, namun juga diduga berkaitan dengan perencanaan awal yang kurang matang.

Selain kebocoran, tim media juga menemukan dampak lanjutan di area sekitar box culvert. Pagar masjid ambruk pada jumat malam (14/11/25). Hasil pantauan awak media diduga hal itu akibat erosi tanah di sekitar galian yang tidak tertangani dengan baik.

IMG 20251114 WA0013
Gambar: Pagar masjid Ambruk di area box culvert, Jumat malam (14/11/2025)

Retakan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa pemasangan box culvert tidak mengikuti gambar kerja dan prosedur teknis, terutama dalam hal pemadatan dan pemerataan tanah dasar. Jika benar demikian, maka struktur di sekelilingnya rentan mengalami pergeseran dan penurunan.

Di tengah polemik ini, mundurnya pelaksana lapangan sebelumnya semakin menambah tanda tanya besar mengenai kondisi manajerial proyek.
Ketika disinggung soal alasan mundurnya pelaksana tersebut, Badri memberikan pernyataan singkat namun bernada sindiran:

“Mentalnya lom stabil. Bosnya kudu rinci dan detail kalau pengajuan, pikeselen judulna mah,” tulis badri melalui pesan WhatsApp

Ungkapan tersebut menggambarkan dugaan adanya tekanan internal serta ketidaksinkronan antara tim pelaksana dan pihak manajemen atau pemberi kerja.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PUPR Kabupaten Bogor belum memberikan tanggapan resmi atas kebocoran yang kembali terjadi. Padahal, keluhan mengenai posisi box culvert yang miring tanda pemadatan yang tidak ditemukan, serta sambungan nya renggang.

Jabar.newsline.id akan terus mengikuti perkembangan di lapangan dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak PUPR.

Penulis : Wandi Azis

Editor : Chandra F Simatupang

Berita Terkait

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Proyek Gedung Dukcapil Syarat Penyimpangan: Kepala Bidang Bangunan DPUTRLH Tasikmalaya Diduga Menghindar dari Media
Rencana Aksi Aliansi Cineam-Karangjaya ke Polres Tasikmalaya Kota Dibatalkan Demi Kondusifitas
Kondusifitas Wilayah Cineam-Karangjaya Memanas, Ratusan Masa Berencna Akan Gelar Aksi di Polres Tasikmalaya Kota
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:33 WITA

PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA