Bupati Yahukimo Bantah Tudingan Guru dan Nakes Korban Penyerangan KKB itu adalah anggota TNI-POLRI

Selasa, 25 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEKAI -YAHUKIMO,papua jabar.newsline.id – Bupati Kabupaten Yahukimo Didimus Yahuli dengan tegas membantah dan menepis isu yang beredar bahwa para guru dan nakes korban penyerangan KKB di Distrik Anggruk Yahukimo adalah anggota TNI dan POLRI atau mata-mata seperti yang di tuduhkan.

Bantahan terhadap isu tersebut disampaikan dalam sebuah konfrensi pers di Dekai ibu Kota Kabupaten Yahukimo. Minggu, (23/03/2025)

“ tudingan itu 100 persen tidak benar, jika ada yang mengetahui mereka adalah anggota TNI dan POLRI, tunjukan bukti dan saya siap mundur dari Bupati jika itu benar” tegas Bupati.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ mereka itu bukan tenaga baru, mereka sudah direkrut sejak tahun 2021, dengan proses seleksi yang terbuka, dan juga dengan pertimbangan  khusus termasuk latar belakang suku, dan agamanya, orang bilang mereka ini TNI POLRI yang masuk sebagai mata-mata itu saya bantah 100 persen” imbuh Bupati.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengaku sangat menyesalkan  insiden ini terjadi, menurutnya insiden ini merupakan kejadian luar biasa yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak 64 tahun terakhir, yakni sejak Injil masuk daerah mereka.

“ kami semua, masyarakat, gereja, dan pemerintah, kami syok atas kejadian ini, hal ini seharusnya tidak boleh terjadi”kata Bupati.

Untuk itu Didimus meminta kepada generasi muda OAP agar menempuh pendidikan dengan baik, sehingga mereka sajalah yang akan menjadi guru dan mengajar untuk adik-adik mereka. (di Yahukimo) (RD).

Berita Terkait

Ketum PWRI: Negeri Ini Harus Segera Bersih-Bersih Dari Oknum Pejabat Titipan yang Tidak Berintegritas!!!
Pengakuan RS Direktur PT CMA Bantah Dirinya Bukan Istri Kedua AG Selaku Oknum Pejabat Bapenda Kota Tasikmalaya yang Diduga Terlibat Kasus Pengadaan Alkes Ternyata Bohong, Keduanya Memiliki Surat Nikah!!!
Ditengah Maraknya Dapur MBG yang Belum Memiliki Izin PBG dan SLF, Ribuan Relawan Dapur SPPG Demo di Kantor Bupati Tasikmalaya, Tuntut Program MBG Dilanjutkan
DPRD Tasikmalaya Koreksi SK Bupati Soal Pergantian Dewan Pengawas RSUD KHZ Musthafa Yang Dinilai Cacat Hukum
Wow, Anggaran Penyedia dan Swakelola Dinas Kesehatan Tasikmalaya Tahun 2026 Sebesar 135 Miliar: Sorotan Dugaan Pemborosan dan Mark Up
Kepala Desa Tasikmalaya Keluhkan Program KDMP yang Dinilai Merugikan, Dana Desa dipotong, Tapi Tidak Semua Desa Dibangunkan
Proyek Lapangan Tenis di Pendopo Baru Tanpa Papan Proyek, Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Sebut Anggaran Dari Bupati!!!
Ketum PWRI: Toa Masjid Kampus vs Kedaulatan Digital, Siapa Musuh Bangsa Sebenarnya?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:46 WITA

Ketum PWRI: Negeri Ini Harus Segera Bersih-Bersih Dari Oknum Pejabat Titipan yang Tidak Berintegritas!!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:04 WITA

Pengakuan RS Direktur PT CMA Bantah Dirinya Bukan Istri Kedua AG Selaku Oknum Pejabat Bapenda Kota Tasikmalaya yang Diduga Terlibat Kasus Pengadaan Alkes Ternyata Bohong, Keduanya Memiliki Surat Nikah!!!

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:46 WITA

Ditengah Maraknya Dapur MBG yang Belum Memiliki Izin PBG dan SLF, Ribuan Relawan Dapur SPPG Demo di Kantor Bupati Tasikmalaya, Tuntut Program MBG Dilanjutkan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:30 WITA

DPRD Tasikmalaya Koreksi SK Bupati Soal Pergantian Dewan Pengawas RSUD KHZ Musthafa Yang Dinilai Cacat Hukum

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:24 WITA

Wow, Anggaran Penyedia dan Swakelola Dinas Kesehatan Tasikmalaya Tahun 2026 Sebesar 135 Miliar: Sorotan Dugaan Pemborosan dan Mark Up

Berita Terbaru