Karena Kecewa, Evi Saepul Bachri Akan Melaporkan Kliennya Karena Tidak Ada Itikat Baik Penuhi Perjanjian Dengan Mantan Anggota DPRD Purwakarta

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Purwakarta, Jawa Barat,-Pengacara Evi Saepul Bachri, SH., memastikan akan membawa persoalan hukum yang melibatkan kliennya, Reni Maryani, ke ranah pengadilan. Langkah ini diambil setelah pihak yang berkewajiban memenuhi perjanjian dinilai tidak menunjukkan itikad baik.

Kasus bermula ketika Reni Maryani terjerat masalah hukum dengan mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial AM. Berkat bantuan Evi, yang menjaminkan kendaraannya kepada AM, Reni berhasil terhindar dari jerat hukum.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan melalui perjanjian yang telah disepakati bersama.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, menurut Evi, hingga batas waktu yang diberikan, pihak Reni Maryani tidak memenuhi kewajiban sesuai isi perjanjian.

“Kami sudah berusaha menyelesaikan ini secara baik-baik, bahkan memberi waktu dan kesempatan. Tapi karena tidak ada komitmen dan itikad baik, kami akan menempuh jalur hukum,” tegas Evi kepada awak media, Sabtu (9/8/2025).

Evi menegaskan langkah hukum ini diambil demi mendapatkan keadilan, kepastian hukum, serta perlindungan terhadap hak-haknya yang ia nilai telah dilanggar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang dimaksud belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut. (Dapit)

Berita Terkait

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai
Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:46 WITA

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Berita Terbaru