Kondisi Pagar Masjid Ambruk, Diduga Dampak dari Proyek Box Culvert di Jalan Bohlam–Ciburayut

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Bogor, Jawa Barat,- Kondisi pagar masjid yang ambruk pada Jumat malam (14/11/2025) semakin menambah panjang daftar masalah yang ditimbulkan oleh proyek rekonstruksi Jalan Bohlam–Ciburayut, yang melibatkan pemasangan box culvert yang dikerjakan oleh CV Puji Agung Sakti. Ambruknya pagar tersebut, yang diduga disebabkan oleh erosi tanah akibat pemasangan box culvert yang kurang tepat, menjadi sorotan di tengah polemik yang terus berkembang terkait proyek ini.

Awak media yang kembali meninjau lokasi pada Sabtu pagi (15/11/2025) mendapati kondisi pagar masjid yang runtuh dengan posisi yang cukup parah. Bangunan pagar yang dulunya kokoh kini tergeletak, dan bekas galian tanah di sekitar proyek box culvert tampak jelas memperlihatkan tanda-tanda erosi. Dugaan sementara adalah, erosi tanah yang terjadi akibat ketidaktepatan dalam pelaksanaan proyek telah menyebabkan tanah di sekitar struktur pagar tidak lagi stabil, sehingga mempengaruhi kestabilan bangunan pagar masjid.

Pihak yang bertanggung jawab dalam proyek, yaitu Badri selaku mandor proyek, yang sebelumnya sempat dihubungi pada Jumat malam (14/11/2025) melalui pesan WhatsApp terkait dampak ambruknya pagar, belum memberikan respon. Namun, pada Sabtu pagi, Badri yang terlihat berada di lokasi proyek tampak bingung ketika. Badri menjelaskan dengan raut wajah cemas bahwa dirinya kehilangan handphone yang sedang di-charge di mes proyek.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya nggak tahu pasti, tadi masih aktif, tapi pas si cek handphone saya hilang, pas lagi ngecas,” ujar Badri kepada media yang mendatangi lokasi proyek.

Kehilangan handphone Badri semakin memperburuk situasi yang penuh dengan ketidakpastian. Kejadian tersebut juga menambah kebingungannya dalam menjelaskan lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan diambil terkait kerusakan pagar masjid.

Namun, pertanyaan besar yang muncul di tengah kebingungan ini adalah, apakah pihak proyek akan segera membangun kembali pagar masjid yang ambruk tersebut, atau apakah kerusakan ini akan dibiarkan begitu saja? Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak proyek atau instansi terkait, seperti Dinas PUPR Kabupaten Bogor, mengenai langkah perbaikan yang akan diambil untuk menangani dampak kerusakan yang semakin meluas di sekitar lokasi proyek.

Kondisi ini semakin menambah kecemasan masyarakat dan pihak terkait mengenai kualitas dan kelayakan proyek rekonstruksi Jalan Bohlam–Ciburayut. Sebelumnya, proyek ini telah menuai berbagai kritik terkait pemasangan box culvert yang diduga tidak sesuai prosedur, seperti ketidakrataan pemadatan tanah dasar dan sambungan box culvert yang renggang dan miring, yang menyebabkan kebocoran.

Sejumlah pihak masyarakat setempat mendesak agar pihak PUPR Kabupaten Bogor segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah cepat untuk mengatasi kebocoran yang terjadi di box culvert serta kerusakan di sekitar lokasi proyek, termasuk membangun kembali pagar masjid yang ambruk. Tanpa ada tindak lanjut yang jelas, kekhawatiran akan kerusakan lebih lanjut pada struktur proyek dan lingkungan sekitar akan terus mengemuka.

Hingga kini, tim media masih menunggu tanggapan resmi dari pihak PUPR terkait dampak yang ditimbulkan oleh proyek rekonstruksi ini dan langkah perbaikan yang akan diambil, baik dalam hal perbaikan box culvert maupun kerusakan pagar masjid yang terus mengganggu kenyamanan masyarakat setempat.

Jabar.newsline.id akan terus mengikuti perkembangan terbaru di lapangan dan melaporkan setiap kemajuan yang terjadi dalam proyek ini.

Penulis : Wandi Azis

Editor : Chandra F Simatupang

Berita Terkait

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Proyek Gedung Dukcapil Syarat Penyimpangan: Kepala Bidang Bangunan DPUTRLH Tasikmalaya Diduga Menghindar dari Media
Rencana Aksi Aliansi Cineam-Karangjaya ke Polres Tasikmalaya Kota Dibatalkan Demi Kondusifitas
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:33 WITA

PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA