TASIKMALAYA, newsline.id – Suasana birokrasi di Kabupaten Tasikmalaya mendadak mirip pertandingan sepak bola. Pemerintah Kabupaten tengah menyiapkan open bidding alias lelang jabatan untuk mengisi kursi-kursi kosong yang ditinggalkan pejabat yang pensiun maupun dimutasi.
Bupati Cecep, yang kini bak wasit di lapangan birokrasi, menegaskan evaluasi kinerja dilakukan setiap tiga bulan. “Kalau mainnya bagus, dikasih kesempatan cetak gol. Kalau kurang, dicoba dioper ke SDM lain. Kontrak kinerja jadi ukuran,” ujarnya selepas melantik pejabat baru di Pendopo Baru, Selasa (12/5/2026).
Beberapa kursi panas kini kosong, termasuk di Dinas Kesehatan setelah dr Heru Suharto pindah posisi menjadi Staf Ahli Bupati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Rudi Sonjaya yang tadinya di Bappeda kini resmi jadi Kepala BKPSDM. Rahayu Jamiat Abdullah bergeser ke Bappeda, dan Iyan Sukmana kini mengemudikan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika.
Sisanya diisi pejabat eselon III dan IV, layaknya pemain cadangan yang naik ke lapangan.
Dalam dua bulan ke depan, sejumlah pejabat akan pensiun, sehingga proses open bidding akan digelar serentak.
“Yang penting JPT bisa mengadministrasikan, karena saya yang langsung memonitornya,” tegas Bupati.
Dengan mekanisme ini, birokrasi diharapkan tidak hanya sekadar menutup kursi kosong, tapi juga memberi penyegaran agar organisasi tidak jenuh.
Singkatnya, Tasikmalaya sedang menggelar Liga Jabatan: siapa yang performanya apik, dialah yang bertahan di lapangan birokrasi.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









