TASIKMALAYA, newsline.id – Warga Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, digemparkan oleh kabar dugaan penjualan minyak jelantah. Minyak bekas gorengan yang seharusnya menjadi limbah disebut-sebut kembali beredar di dapur masyarakat.
Camat Salawu sekaligus Satgas MBG, Wawan M. Ridwan, mengaku baru mengetahui isu tersebut. “Senin kemarin kami bersama tim kabupaten melakukan pemantauan ke dapur MBG. Tidak ada temuan minyak jelantah,” ujarnya, saat dihubungi sejumlah awak media. Senin (11/5/2026).
Meski begitu, Wawan menegaskan pihaknya akan turun langsung melakukan pengecekan ulang. “Kalau benar ada, jelas tidak boleh dikonsumsi. Minyak jelantah harus dikelola pihak ketiga sesuai aturan,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga kini, dapur yang disebut-sebut terlibat belum bisa dikonfirmasi. Masyarakat menunggu langkah cepat Satgas MBG untuk memastikan apakah isu ini benar adanya atau sekadar kabar yang berkembang di tengah warga.
Perbincangan soal minyak bekas masih hangat terdengar di warung kopi, sementara pemerintah kecamatan berkomitmen melakukan investigasi lebih lanjut.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









