Polsek Benoa Lakukan Cooling System Bersama Driver Koperasi Bahari

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENPASAR|jabar.newsline.id – Perwira Pengawas ( Pawas ) Polsek Benoa Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sujana, S.H. bersama personil lainnya menggelar Cooling system bersama Driver Koperasi Bahari , Senin ( 3/2/2025)  di Parkiran gedung BCT terminal International pelabuhan Benoa.

Para Driver yang bergabung dalam Koperasi Bahari pelabuhan Benoa ini, khusus bergerak dalam usaha jasa transportasi terhadap para wisatawan mancanegara penumpang kapal pesiar yang akan melakukan tour traveling ke pulau Bali.

Dalam kegiatan Cooling system ini, Iptu Sujana menekankan pentingnya bekerja sama dengan pihak Kepolisian pada saat kapal pesiar datang untuk memberi Keamanan, kenyamanan dan kelancaran kepada para wistawan yang akan melakukan kegiatan touring.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap kerja sama yang baik dari para Driver, kalau ada kejadian yang menimpa para wistawan agar segera melaporkan ke Polsek Benoa, memberikan contoh tertib berlalu lintas pada saat membawa tamu dan menjaga dan mengamankan barang tamu kalau ada yang ketinggalan supaya tidak menimbulkan masalah atau mencoreng parawisata Bali”ungkap Iptu Sujana

Dirinya juga mengingatkan para driver ikut menjaga stabilitas Kamtibmas di kawasan Benoa pada saat akan menghandle para tamu.

“Jangan sampai rebutan yang menimbulkan gesekan khususnya dengan para driver Freelance yang lumayam banyak mencari penumpang di seputran pelabuhan Benoa,” Ujar Sujana.

Kapolsek Benoa Kompol I Ketut Budiana, S.H., M.H., juga Memberikan penjelasan yang sama, Melakukan pendekatan seraya memberikan pesan kamtibmas terhadap para pelaku wisata di kawasan pelabuhan Benoa agar ikut menjaga Kamtibmas pada saat melakukan kegiatan khususnya pada saat menghandle para wisatawan mancanegara, serta menjaga citra parawisata Bali.(**)

Berita Terkait

Ketum PWRI: Negeri Ini Harus Segera Bersih-Bersih Dari Oknum Pejabat Titipan yang Tidak Berintegritas!!!
Pengakuan RS Direktur PT CMA Bantah Dirinya Bukan Istri Kedua AG Selaku Oknum Pejabat Bapenda Kota Tasikmalaya yang Diduga Terlibat Kasus Pengadaan Alkes Ternyata Bohong, Keduanya Memiliki Surat Nikah!!!
Ditengah Maraknya Dapur MBG yang Belum Memiliki Izin PBG dan SLF, Ribuan Relawan Dapur SPPG Demo di Kantor Bupati Tasikmalaya, Tuntut Program MBG Dilanjutkan
DPRD Tasikmalaya Koreksi SK Bupati Soal Pergantian Dewan Pengawas RSUD KHZ Musthafa Yang Dinilai Cacat Hukum
Wow, Anggaran Penyedia dan Swakelola Dinas Kesehatan Tasikmalaya Tahun 2026 Sebesar 135 Miliar: Sorotan Dugaan Pemborosan dan Mark Up
Kepala Desa Tasikmalaya Keluhkan Program KDMP yang Dinilai Merugikan, Dana Desa dipotong, Tapi Tidak Semua Desa Dibangunkan
Proyek Lapangan Tenis di Pendopo Baru Tanpa Papan Proyek, Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Sebut Anggaran Dari Bupati!!!
Ketum PWRI: Toa Masjid Kampus vs Kedaulatan Digital, Siapa Musuh Bangsa Sebenarnya?
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:46 WITA

Ketum PWRI: Negeri Ini Harus Segera Bersih-Bersih Dari Oknum Pejabat Titipan yang Tidak Berintegritas!!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:04 WITA

Pengakuan RS Direktur PT CMA Bantah Dirinya Bukan Istri Kedua AG Selaku Oknum Pejabat Bapenda Kota Tasikmalaya yang Diduga Terlibat Kasus Pengadaan Alkes Ternyata Bohong, Keduanya Memiliki Surat Nikah!!!

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:46 WITA

Ditengah Maraknya Dapur MBG yang Belum Memiliki Izin PBG dan SLF, Ribuan Relawan Dapur SPPG Demo di Kantor Bupati Tasikmalaya, Tuntut Program MBG Dilanjutkan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:30 WITA

DPRD Tasikmalaya Koreksi SK Bupati Soal Pergantian Dewan Pengawas RSUD KHZ Musthafa Yang Dinilai Cacat Hukum

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:24 WITA

Wow, Anggaran Penyedia dan Swakelola Dinas Kesehatan Tasikmalaya Tahun 2026 Sebesar 135 Miliar: Sorotan Dugaan Pemborosan dan Mark Up

Berita Terbaru