Dugaan Penguasaan Sengketa Lahan Warga Vs Kades Komangaan Belum Temukan Jalan Keluar

Jumat, 27 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG|jabar.newsline.id – Dugaan peguasaan sebidang tanah warganya sendiri oleh oknum Kades Komangaan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), hingga kini belum menemukan jalan keluar.

Meskipun pihak keluarga Amelia Paputungan (55). telah memiliki bukti atas surat kepenilikan tanah (SKT)  dan beberapa kali berupaya untuk dimediasi namun sangadi terkesan terus menguasai lahan tersebut.

Sengketa antara keluarga Amelia Paputungan yang merupakan warga desa setempat, yang  telah kehilangan haknya atas sebidang  tanah karena diklaim oleh, Sabir, dengan mengaku tanah Amelia tersebut adalah milik kampung.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 7459
Bangunan Tribun di lahan Milik Warga Desa Komangaan.(Photo Istimewa)

Uniknya kini sebidang tanah itu telah dijadikan tempat lapangan olahraga dengan dibangun tribun.

Akhirnya permasalahan penyerobotan lahan ini kini telah di laporkan Amelia di Polres Bolmong namun menurutnya kasus tersebut di limpahkan ke polsek setempat.

Amelia kepada awak media ini, berharap permasalahan ini bisa di selesaikan dan lahan tersebut bisa di kembalikan lagi.

“Awalnya saya di telfon pemerintah Desa sekitar tahun 2014 saat itu saya di papua dimana pemerintah Desa saat itu meminta lahan luas 3 Meter untuk di bayar 4 juta rupiah untuk perluasan lapangan karena ada kegiatan Desa. Karena saya menolak untuk di jual maka pada saat itu saya pinjamkan saja ke Desa,”jelasnya. Rabu (26/09/2024). di kediamanya.

Terakhir, Amelia mengakui lahan miliknya di kuasai pemerintah Desa sudah sangat tidak sesui karena sudah setengah dari luas lahan miliknya. ia pun berharap pemkab Bolmong dan pihak kepolisian dapat membantu menyelesaikan lahan miliknya itu.

“Kami berharap bapak Pj Bupati Bolmong dan Bapak Kapolres dapat membantu saya untuk menyelesaikan masalah ini,”harapnya.

Sementara itu Kades Komangaan, Sabir Paputungan, sampai berita ini tayang belum bisa di hubungi namun upaya konfirmasi akan terus di lakukan.(**)

Berita Terkait

Ketum PWRI: Toa Masjid Kampus vs Kedaulatan Digital, Siapa Musuh Bangsa Sebenarnya?
NFT Pertanyakan Legalitas Dapur Gizi di Tasikmalaya
ARK1LYZ Indonesia Laporkan Bangunan BUMN Tak Berizin ke Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya
Komisi IV DPRD Tasikmalaya Kritik Disdikbud Soal Keterlambatan Gaji Guru Honor PW
Pengadaan Hewan Kurban Tahun 2026 Senilai Miliaran Rupiah di Tasikmalaya: Kasus Lama Ditutup, Anggaran Baru Dipertanyakan
Proyek Alkes Miliaran Rupiah di Tasikmalaya Tahun 2025 Mandek: Barang Mendadak Ada Saat Polisi Akan Gelar Perkara, Ini Penjelasan Irban Dua
Proyek Alkes di Tasikmalaya: Barang Hilang, Mendadak Ada, Polisi Siap Gelar Perkara
Polresta Bogor Kota Gelar Deklarasi Harkamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:23 WITA

Ketum PWRI: Toa Masjid Kampus vs Kedaulatan Digital, Siapa Musuh Bangsa Sebenarnya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:08 WITA

NFT Pertanyakan Legalitas Dapur Gizi di Tasikmalaya

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:57 WITA

ARK1LYZ Indonesia Laporkan Bangunan BUMN Tak Berizin ke Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00 WITA

Komisi IV DPRD Tasikmalaya Kritik Disdikbud Soal Keterlambatan Gaji Guru Honor PW

Senin, 18 Mei 2026 - 14:25 WITA

Pengadaan Hewan Kurban Tahun 2026 Senilai Miliaran Rupiah di Tasikmalaya: Kasus Lama Ditutup, Anggaran Baru Dipertanyakan

Berita Terbaru