Keempat Oknum Wartawan Jurnal Polisi Bantah Lakukan Intimidasi dan Pemerasan

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Denpasar.newaline.id –
Viralnya keempat wartawan media online yang diamankan petugas di Galian C, di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, berakhir damai melalui mediasi di hadapan Kapolsek Selat, Polres Karangasem.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa keempat oknum wartawan tersebut diduga memeras dengan meminta sejumlah dana terhadap beberapa pengusaha Galian C dengan mengatasnamakan Humas Polda Bali.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus tersebut langsung ditangani oleh Polsek Selat setelah keempat oknum wartawan tersebut diserahkan oleh Intel Korem dan beberapa pengusaha galian C.

Kapolsek Selat AKP I Dewa Gede Ariana, S.H. memimpin mediasi antara para oknum wartawan dengan perwakilan pengusaha galian C di ruang Unit Reskrim Polsek Selat pada pukul 16.20 WITA. Mediasi tersebut juga dihadiri oleh Danramil Selat, Personil Korem.

“Hasil mediasi menyepakati bahwa keempat oknum tersebut akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak pihak terkait apabila kedepannya ada penggalangan dana,” jelas AKP I Dewa Gede Ariana.

Sementara itu, Danramil Selat Kpn Inf Marjuli menyampaikan, dalam kegiatan di wilayah selat sekecil apapun, tolong diinfokan ke kami, jangan bergerak sendiri-sendiri sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di antara warga masyarakat dengan harapan ikuti aturan yang berlaku, sehingga berjalan aman dan tertib.

Menurut penjelasan dari salah satu oknum wartawan mengatakan dalam hak jawabnya, ini hanya kesalahpahaman, sebab kami datang ke para pengusaha galian C dalam rangka memohon sumbangan untuk persiapan perayaan Hari Pers Nasional, dan di dalam kegiatan ini, kami datang tidak melakukan pemaksaan atau pengintimidasian.

“Kami datang kesini mau konfirmasi secara baik baik, dan menjelaskan bahwa kami akan merayakan Hari Pers Nasional, sudilah kiranya untuk membantu kegiatan kami, kami diterima dengan baik dan disertai penyerahan topi dan kaos berlogo Jurnalis Polisi seharga Rp.350 ribu.” jelas LS, salah satu oknum wartawan.

Oknum wartawan juga menambahkan, jika kami harus meminta ijin untuk sekedar konfirmasi terlebih dahulu, bukankah tidak ada aturan yang mengharuskan wartawan minta ijin. Sesuai dengan Ketentuan pasal 8 UU No 40 tahun 1999, memberikan perlindungan yang mendasar, menyeluruh dan profesional terhadap profesi wartawan.

Dalam mediasi tersebut, pihak oknum Wartawan juga telah menghapus dokumen berupa foto dan vidio selama melaksanakan aktivitas penggalian dana ke para pengusaha galian C di wilayah Selat dan berjanji tidak akan melaksanakan aktivitas penggalian dana tanpa terlebih dahulu koordinasi dengan pengusaha galian C.

Sementara itu, pihak pengusaha galian C tidak akan melarang siapapun yang datang dengan tujuan memohon bantuan, baik dana dan material sepanjang kegiatan mereka resmi dan melalui mekanisme yang tidak terkesan mengintimidasi, mencari kelemahan dan kesalahan para pengusaha, karena selama ini para pengusaha sudah melaksanakan aktivitas penggalian sesuai aturan yang berlaku.(tim)

Berita Terkait

Sabu Rasa Fashion: Pasutri di Tasik Jual Pakai Kode Ukuran Baju
PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata
Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Saung Diduga Sesat di Purwarahayu Dibakar Warga, MUI dan Polisi Ambil Sikap Tegas
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:45 WITA

Sabu Rasa Fashion: Pasutri di Tasik Jual Pakai Kode Ukuran Baju

Senin, 20 April 2026 - 07:53 WITA

PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Kamis, 9 April 2026 - 10:19 WITA

Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya

Berita Terbaru

Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Tasikraya menilai DPRD abai terhadap keresahan warga. Kamis (23/4/2026). (Istimewa)

Jawa Barat

DPRD Tasikmalaya Tutup Pintu, Aspirasi Warga Dipangkas

Kamis, 23 Apr 2026 - 20:45 WITA

Dani Reksa Narada, pemilik akun @Padjamayan, melontarkan kritik pedas dalam sebuah video yang beredar, Selasa (22/4/2026). (Istimewa).

Jawa Barat

Stadion Mangunreja: Dari Janji Ikon Olahraga Jadi Kuburan Anggaran

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:28 WITA