Serap Masukan dan Aspirasi Masyarakat, Kapolres Tabanan Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Pitra, Penebel

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan,mewsline.id –  Jumat pagi, 21 Februari 2025 – Kapolres Tabanan AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., bersama jajaran kepolisian menggelar kegiatan Jumat Curhat di Aula Polsek Penebel, yang dihadiri oleh masyarakat Desa Pitra, Penebel. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta menerima masukan terkait keamanan dan ketertiban wilayah.

Kapolres Tabanan mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam acara ini, yang turut menyampaikan beberapa isu penting, seperti arus lalu lintas padat saat anak-anak sekolah dan keberagaman sosial desa yang melibatkan 8 Banjar Dinas dan 5 Banjar Adat. Kapolres juga menekankan pentingnya persatuan, budaya gotong royong, serta koordinasi antara masyarakat dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga ketertiban.

Masukan lainnya terkait penduduk pendatang di Desa Pitra juga mendapat respons positif. Kapolres menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan melaksanakan razia penduduk pendatang secara rutin untuk menghindari potensi gangguan keamanan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres juga mengungkapkan komitmen kepolisian dalam meningkatkan patroli, khususnya patroli BLUE LIGHT PATROL pada dini hari untuk mengantisipasi kejahatan yang berpotensi terjadi pada waktu tersebut.

Dalam menghadapi pemberitaan negatif tentang kepolisian, masyarakat Desa Pitra menyampaikan dukungannya agar polisi tetap semangat menjalankan tugasnya. Kapolres Tabanan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan tersebut dan menegaskan bahwa pihak kepolisian akan tetap bekerja keras untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Kegiatan Jumat Curhat berjalan lancar dan tertib, mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian di Desa Pitra, serta memastikan bahwa keamanan tetap terjaga di wilayah Penebel.

( Humas Polres Tabanan )

Berita Terkait

Ketum PWRI: Negeri Ini Harus Segera Bersih-Bersih Dari Oknum Pejabat Titipan yang Tidak Berintegritas!!!
Pengakuan RS Direktur PT CMA Bantah Dirinya Bukan Istri Kedua AG Selaku Oknum Pejabat Bapenda Kota Tasikmalaya yang Diduga Terlibat Kasus Pengadaan Alkes Ternyata Bohong, Keduanya Memiliki Surat Nikah!!!
Ditengah Maraknya Dapur MBG yang Belum Memiliki Izin PBG dan SLF, Ribuan Relawan Dapur SPPG Demo di Kantor Bupati Tasikmalaya, Tuntut Program MBG Dilanjutkan
DPRD Tasikmalaya Koreksi SK Bupati Soal Pergantian Dewan Pengawas RSUD KHZ Musthafa Yang Dinilai Cacat Hukum
Wow, Anggaran Penyedia dan Swakelola Dinas Kesehatan Tasikmalaya Tahun 2026 Sebesar 135 Miliar: Sorotan Dugaan Pemborosan dan Mark Up
Kepala Desa Tasikmalaya Keluhkan Program KDMP yang Dinilai Merugikan, Dana Desa dipotong, Tapi Tidak Semua Desa Dibangunkan
Proyek Lapangan Tenis di Pendopo Baru Tanpa Papan Proyek, Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Sebut Anggaran Dari Bupati!!!
Ketum PWRI: Toa Masjid Kampus vs Kedaulatan Digital, Siapa Musuh Bangsa Sebenarnya?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:46 WITA

Ketum PWRI: Negeri Ini Harus Segera Bersih-Bersih Dari Oknum Pejabat Titipan yang Tidak Berintegritas!!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:04 WITA

Pengakuan RS Direktur PT CMA Bantah Dirinya Bukan Istri Kedua AG Selaku Oknum Pejabat Bapenda Kota Tasikmalaya yang Diduga Terlibat Kasus Pengadaan Alkes Ternyata Bohong, Keduanya Memiliki Surat Nikah!!!

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:46 WITA

Ditengah Maraknya Dapur MBG yang Belum Memiliki Izin PBG dan SLF, Ribuan Relawan Dapur SPPG Demo di Kantor Bupati Tasikmalaya, Tuntut Program MBG Dilanjutkan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:30 WITA

DPRD Tasikmalaya Koreksi SK Bupati Soal Pergantian Dewan Pengawas RSUD KHZ Musthafa Yang Dinilai Cacat Hukum

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:24 WITA

Wow, Anggaran Penyedia dan Swakelola Dinas Kesehatan Tasikmalaya Tahun 2026 Sebesar 135 Miliar: Sorotan Dugaan Pemborosan dan Mark Up

Berita Terbaru